Pencarian

Kanwil Kemenag Sulut Bekali Personel Polda soal Moderasi Beragama untuk Cegah Radikalisme 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 • 05:16:01 WIB
Kanwil Kemenag Sulut Bekali Personel Polda soal Moderasi Beragama untuk Cegah Radikalisme 2026
Personel Polda Sulut mengikuti pembinaan moderasi beragama yang digelar Kanwil Kemenag Sulawesi Utara di Manado.

MANADO — Kanwil Kemenag Sulawesi Utara menilai personel kepolisian perlu dibekali cara pandang keagamaan yang seimbang sebelum bertugas di tengah masyarakat majemuk. Pembinaan digelar di Manado dengan sasaran anggota Polda Sulut, dan Ulyas menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran personel Polri dalam mencegah berkembangnya paham radikal serta sikap intoleran.

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya membangun cara pandang keagamaan yang seimbang, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pemahaman agama, kata Ulyas, perlu diwujudkan lewat perilaku yang damai, adil, toleran, dan menghormati hak orang lain menjalankan keyakinannya.

Moderasi Beragama Bukan Berarti Mengurangi Keyakinan

Ulyas menegaskan moderasi beragama tidak dimaknai sebagai pengurangan keyakinan terhadap agama yang dianut. Konsep itu justru mengajak seseorang menjalankan ajaran agama secara bijaksana dan membangun kehidupan bersama yang damai.

"Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut, melainkan mengajak kita untuk menjalankan ajaran agama secara bijaksana, menghormati perbedaan, serta membangun kehidupan bersama yang damai. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk menyebarkan kebencian, melakukan diskriminasi, atau memecah belah persatuan," kata Ulyas Taha.

Ia menambahkan, pencegahan radikalisme dan intoleransi tidak bisa dibebankan pada satu institusi saja. Dibutuhkan komitmen bersama lewat penguatan literasi keagamaan, dialog lintas agama, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi Kemenag dan Polda Sulut Diperkuat

Kanwil Kemenag Sulawesi Utara berharap pembinaan ini mempererat sinergi dengan Polda Sulut dalam membangun kesadaran moderasi beragama, menjaga toleransi, dan mencegah penyebaran paham yang mengancam kerukunan masyarakat. Kolaborasi lintas institusi dinilai menjadi kontribusi nyata bagi terwujudnya Sulawesi Utara yang aman, rukun, dan damai dalam keberagaman.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks