BITUNG — Pelatihan pers dan jurnalistik di SMAN 2 Bitung menghadirkan Dion Lande, Ketua Jurnalis Pendidikan Sulut sekaligus wartawan Newposkomanado.id, Yoseph Ikanubun, Pemred DetikManado.com, serta Harto Marentek dari RRI. Ketiganya membimbing siswa langsung di ruang kelas, bukan sekadar memberi materi teori.
Maxi Awondatu SPd MPd membuka kegiatan tersebut dan menyebut pelatihan dirancang agar siswa mendapat bekal lebih dari sekadar pengetahuan dasar tentang jurnalistik.
"Pelatihan ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih banyak tentang cara mencari informasi dan membuat berita," ujar Maxi Awondatu dalam sambutannya.
Apa Saja yang Dipelajari Siswa di Pelatihan Ini?
Materi pelatihan mencakup tiga keterampilan inti: teknik wawancara, cara mencari informasi yang benar, dan penulisan berita dengan rumus 5W+1H. Siswa tidak hanya mendengarkan pemaparan dari tim JPS, tetapi juga diminta mempraktikkan langsung apa yang baru mereka pelajari.
Setelah menerima materi, peserta diberi kesempatan menyusun berita dari informasi yang sudah mereka kumpulkan. Latihan ini menjadi bagian paling menantang bagi sebagian siswa.
"Menurut kami, kegiatan ini cukup seru karena tidak hanya mendengarkan materi, tetapi kami juga bisa ikut praktik. Dari kegiatan ini, kami jadi tahu kalau membuat berita ternyata tidak semudah yang dibayangkan," tutur Jili Lubiano, salah satu siswa peserta pelatihan.
Verifikasi Informasi Jadi Materi Paling Ditekankan
Salah satu penekanan utama dalam pelatihan adalah soal ketelitian menerima informasi, terutama yang bersumber dari media sosial. Siswa diajarkan untuk tidak langsung menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
"Sebelum menyebarkan berita, kita harus memastikan dulu apakah informasi tersebut benar atau tidak," ujarnya.
Materi verifikasi ini relevan dengan kebiasaan siswa yang sehari-hari bersinggungan dengan arus informasi digital. Kemampuan membedakan fakta dan hoaks menjadi bekal yang bisa mereka pakai di luar konteks jurnalistik.
Jurnalis Pendidikan Sulut Berbagi Pengalaman Lapangan
Tim JPS yang terdiri dari tiga jurnalis aktif membawa pengalaman kerja sehari-hari ke dalam pelatihan. Dion Lande yang memimpin JPS, Yoseph Ikanubun yang memimpin redaksi DetikManado.com, dan Harto Marentek dari RRI memberi gambaran bagaimana proses liputan berjalan di lapangan.
Pelatihan ini menjadi salah satu cara sekolah memperkenalkan literasi media sejak dini kepada siswa. SMAN 2 Bitung berharap kegiatan serupa bisa memberi dampak jangka panjang bagi kemampuan siswa dalam mengolah dan menyampaikan informasi.