MANADO — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengirim tambahan stok bahan bakar minyak ke Sulawesi Utara lewat dua kapal pengangkut. MT Transko Aries merapat di Fuel Terminal Tahuna dengan muatan 650 ribu liter Pertalite. Sehari berselang, MT Michelle XXV tiba di Integrated Terminal Bitung membawa 11 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.
Kedatangan dua kapal tersebut menambah kekuatan stok BBM di wilayah Manado, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan sekitarnya. Pasokan dari kedua terminal tidak ditunda, langsung disalurkan menuju SPBU prioritas.
Rincian Pasokan: 650 Ribu Liter di Tahuna, 13 Juta Liter di Bitung
MT Transko Aries bersandar di FT Tahuna pada Senin (19/10) dengan 650 ribu liter Pertalite. Pasokan itu dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga di kawasan Kepulauan Sangihe.
Pada Selasa (20/10), MT Michelle XXV tiba di IT Bitung membawa 11 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax. Total muatan kedua kapal mencapai 13,65 juta liter.
Setelah BBM tiba di terminal, penyaluran ke SPBU prioritas dioptimalkan agar kebutuhan masyarakat dan pelayanan kepada konsumen segera terpenuhi.
Pertamina Sebut Kedatangan Kapal Perkuat Stok di Manado dan Sangihe
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa penambahan pasokan dan percepatan distribusi tetap menjadi prioritas perusahaan. Menurutnya, kedatangan kapal di Tahuna dan Bitung memberi dukungan besar bagi penguatan pasokan di Sulawesi Utara.
"Setelah BBM tiba di terminal, kami langsung memaksimalkan penyaluran ke SPBU prioritas supaya kebutuhan warga terlayani dengan baik," kata Lilik.
Pemantauan kondisi lapangan dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Pengiriman juga disesuaikan dengan kebutuhan tiap wilayah.
Warga Diminta Beli BBM Secukupnya, Pengaduan Lewat PCC 135
Pertamina mengajak masyarakat tetap tenang dan membeli BBM secukupnya. Warga diminta mengikuti arahan petugas saat mengisi bahan bakar di SPBU.
Pembelian secara berlebihan perlu dihindari supaya penyaluran berlangsung tertib dan kebutuhan konsumen lain tetap terpenuhi. Pemantauan stok dan penyaluran BBM terus dijalankan agar pasokan yang sudah tiba segera dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan soal produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam.