MINAHASA TENGGARA — Bupati Ronald Kandoli meninjau langsung beberapa kantor dinas, badan, dan unit pelayanan publik di Kabupaten Minahasa Tenggara, Senin (11/5/2026). Dalam kunjungan mendadak itu, ia menyoroti kepatuhan jam kerja, kerapian pakaian dinas, serta responsivitas pelayanan kepada masyarakat.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, Bupati Kandoli menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar aturan formal. “Menjadi ASN berarti memikul tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Kedisiplinan untuk hadir tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat sasaran, serta melayani dengan sikap ramah dan santun, bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya daerah yang transparan. Ia ingin memastikan setiap rupiah anggaran dan setiap jam kerja aparatur benar-benar dimanfaatkan untuk pelayanan publik dan pembangunan, bukan untuk hal yang tidak produktif.
“Saya ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan, serta setiap jam kerja yang dijalankan aparatur, benar-benar disalurkan dan dimanfaatkan untuk pelayanan publik dan pembangunan daerah — bukan untuk hal-hal yang tidak produktif atau merugikan kepentingan masyarakat luas,” jelas Bupati Kandoli.
Bupati Kandoli menegaskan bahwa sidak ini bukan bentuk pencarian kesalahan atau upaya menghukum. Menurutnya, kegiatan ini adalah sarana evaluasi bersama agar kinerja pemerintahan meningkat dan kepercayaan publik tetap terjaga.
“Perlu dipahami bersama, sidak ini bukanlah bentuk pencarian kesalahan atau upaya menghukum semata, melainkan sarana evaluasi bersama agar kinerja pemerintahan semakin meningkat, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih prima, cepat, dan tepat guna,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pimpinan SKPD menjadi teladan bagi bawahannya dan bertanggung jawab melakukan pengawasan langsung. Bagi aparatur yang terbukti melalaikan tugas, akan dikenakan tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara bertekad menciptakan budaya kerja yang beretika, jujur, bersih, serta bebas dari praktik buruk birokrasi. Bupati Kandoli mengajak seluruh ASN membangun daerah dengan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.
“Mari kita bangun Minahasa Tenggara yang lebih maju dan sejahtera dengan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Ingatlah selalu, disiplin adalah kunci utama kemajuan daerah kita,” pungkas Bupati Kandoli.