Harga BBM Shell, BP, Vivo, dan Pertamina per 11 Mei 2026

Penulis: Vikri Alfandi  •  Senin, 11 Mei 2026 | 15:58:44 WIB
Harga solar di SPBU BP turun menjadi Rp29.890 per liter mulai 11 Mei 2026.

Harga solar di SPBU BP turun menjadi Rp29.890 per liter. Shell kembali menjual V-Power Diesel setelah kelangkaan stok sejak awal tahun. Pertamina dan Vivo masih bertahan.

Pekan kedua Mei 2026 membawa perubahan harga BBM di sejumlah SPBU swasta. BP dan Shell menjadi dua operator yang mencatat pergerakan, baik dari sisi harga maupun ketersediaan produk.

BP Turunkan Harga Solar, Shell Kembali Jual V-Power Diesel

BP Ultimate Diesel turun menjadi Rp29.890 per liter dari sebelumnya Rp30.890 per liter. Untuk jenis BBM lainnya di SPBU BP, harga masih bertahan sejak awal Maret 2026. BP Ultimate dijual Rp12.930 per liter dan BP 92 Rp12.390 per liter.

Shell kini kembali menjual V-Power Diesel setelah menghadapi kelangkaan stok sejak awal tahun. Harga produk tersebut mencapai Rp30.890 per liter, berlaku mulai 9 Mei 2026.

Pertamina dan Vivo: Harga Masih Stabil

Pertamina belum mengubah harga sejak 4 Mei 2026. Pertalite masih Rp10.000 per liter, Solar subsidi Rp6.800 per liter, dan Pertamax Rp12.300 per liter. Untuk diesel non-subsidi, Dexlite dibanderol Rp26.000 per liter dan Pertamina Dex Rp27.900 per liter.

SPBU Vivo juga tak mengumumkan perubahan harga sejak awal Mei. Revvo 92 dijual Rp12.390 per liter, sementara Diesel Primus Rp30.890 per liter.

Fenomena SPBU Signature: Mengapa Sejumlah SPBU Pertamina Tak Jual Pertalite?

Di tengah stabilnya harga, publik dihebohkan dengan pengumuman sejumlah SPBU Pertamina yang tak lagi menjual Pertalite. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan, hal itu bukan karena Pertamina berhenti menyalurkan BBM subsidi.

"Untuk beberapa SPBU Pertamina di Jakarta memang ada upgrade, perubahan status dari SPBU biasa menjadi SPBU Signature yang memberikan layanan dan fasilitas premium," kata Anggia, Jumat (8/5/2026).

Ia menegaskan, BBM subsidi seperti Pertalite dan biosolar tetap dijual di SPBU biasa. Penugasan penyaluran Pertalite oleh PT Pertamina Patra Niaga kepada SPBU tertentu diatur oleh BPH Migas secara triwulan.

"Penugasan dilakukan secara triwulan untuk memastikan ketersediaan kuota, penyalur, serta kebutuhan konsumen pengguna di kabupaten/kota," ucap Anggia.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top