MANADO — Kolaborasi lintas organisasi yang digagas F-PDR Sulut dan 234 SC Manado berhasil menyelenggarakan dua agenda besar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei) dan Hari Reformasi (21 Mei) tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi berbeda pada hari yang sama.
Peresmian Pojok Baca Bela Negara (Belneg) menjadi agenda pertama yang digelar pukul 10.15 WITA di SDN Sarongsong, Tomohon. Fasilitas literasi ini merupakan hasil kolaborasi antara F-PDR Sulut, 234 SC Manado, dan komunitas Kawan Mekar.
Peresmian dilakukan oleh Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel Lalawi yang mewakili Pangdam XIII/Merdeka. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya redefinisi makna bela negara bagi generasi muda.
"Bela negara bukan hanya identik dengan mengangkat senjata atau berada di arena perang. Bela negara dapat dimulai dari ruang pendidikan," ujar Daniel Lalawi.
Turut mendampingi dalam peresmian tersebut Mohammad selaku Kabid Sosmas DPP 234 SC, Ketua F-PDR Sulut Risat Sanger, jajaran pengurus DPC 234 SC Manado, kepala satuan pendidikan, guru, serta para pelajar.
Pada siang hari pukul 14.00 WITA, rombongan bertolak ke Kampus IAIN Manado. Giat tatap muka digelar bersama Satgas Belneg, dosen pembina, dan aktivis Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Acara ini menjadi ruang diskusi strategis yang dihadiri pimpinan kampus, dosen, dan mahasiswa.
Fokus utama kegiatan adalah menanamkan nilai-nilai nasionalisme di lingkungan akademis. Sinergi antara F-PDR Sulut dan 234 SC Manado menjadi motor penggerak diskusi ini.
Kegiatan ini terlaksana di bawah koordinasi penuh pengurus F-PDR Sulut. Ketua Risat Sanger, Sekretaris Laurens Reng, dan Bendahara Fumiko Rorong memimpin langsung rangkaian acara.
Rangkaian giat ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Sulawesi Utara. Momentum Mei dimaknai sebagai tonggak kebangkitan intelektual dan dedikasi terhadap bangsa.