Manado Kembali Jadi Tuan Rumah Kompetisi Edukasi Anak Terbesar, Target Lahirkan Generasi Emas Sulut 2045

Penulis: Alfin Murtado  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:33:05 WIB
Kompetisi edukasi anak terbesar di Sulut kembali digelar di Manado dengan pendekatan gizi dan sosial-emosional.

MANADO — Rangkaian kompetisi ini tidak sekadar lomba akademik biasa. Nestlé DANCOW merancangnya sebagai pengalaman belajar yang mengintegrasikan gizi seimbang dan stimulasi sosial-emosional, sebuah pendekatan yang jarang ditemukan dalam perlombaan sekolah pada umumnya.

Tahap regional Sulawesi Utara akan digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 08.30 WITA hingga selesai. Lokasinya di Auditorium Sam Ratulangi, Gedung BPMP Sulawesi Utara, Jalan Raya Manado Tomohon, Pineleng II.

Mengapa Manado Dianggap Punya Taring?

Pada edisi perdana, Manado berhasil merebut predikat kota juara. Prestasi itu menjadi modal untuk kembali unjuk gigi di musim kedua yang skalanya jauh lebih besar — dari 40 kota peserta dan 15 provinsi yang menggelar babak regional serentak.

Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, S.T, M.Inf.Tech (Man), bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Peter K. B. Assa, ST, M.Sc, Ph.D, dijadwalkan hadir langsung. Kehadiran mereka menandakan bahwa pemerintah daerah serius menjadikan ajang ini sebagai kawah candradimuka bagi talenta muda Sulut.

Bukan Sekadar Juara Kelas

Senior Brand Manager Nestlé DANCOW, Yohana Yose Gunawan, menegaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tangguh secara emosional dan sosial. Pola ini selaras dengan target besar Indonesia: mencetak Generasi Emas 2045.

Warga Sulawesi Utara pun diajak untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar atmosfer kompetitif yang sehat bisa terbangun sejak dari rumah.

Apa yang Berbeda dari Lomba Sekolah Biasa?

Format offline-to-online menjadi pembeda utama. Siswa tidak hanya bersaing di panggung fisik, tetapi juga melalui platform digital yang memungkinkan partisipasi lebih luas. Dari 200.000 siswa yang terdaftar, hanya yang terbaik yang akan melaju ke babak final nasional.

Bagi Manado, ini bukan sekadar ajang mencari pemenang. Ini tentang membuktikan bahwa anak-anak dari ujung utara Sulawesi mampu bersaing di panggung nasional — dan mungkin, kelak, menjadi bagian dari generasi emas yang diimpikan Indonesia.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: beritamanado.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top