MANADO — Operasi pengepungan terhadap pergerakan spekulan dan oknum nakal penyalahguna Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Sulawesi Utara terus digencarkan. Di bawah komando Kombes Pol FX Winardi Prabowo, aparat Polda Sulut bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut.
Dirreskrimsus Kombes Pol FX Winardi Prabowo menegaskan, pihaknya tidak akan memberi toleransi sedikit pun terhadap praktik ilegal ini. Ultimatum keras dilayangkan kepada para pelaku yang selama ini diduga bermain dalam penyalahgunaan solar bersubsidi.
"Kami ingatkan, siapa pun yang terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi akan kami jerat dengan Undang-Undang Migas. Ancaman hukumannya berat, bukan sekadar pidana ringan," tegas Kombes Pol FX Winardi Prabowo dalam keterangannya, Senin lalu.
Penegasan ini menjadi sinyal keras bahwa pihak kepolisian serius memberantas mafia solar yang selama ini dinilai merugikan keuangan negara dan menyulitkan masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi. Sidak yang dilakukan merupakan bagian dari operasi rutin yang ditingkatkan.
Praktik penyalahgunaan solar bersubsidi di Sulawesi Utara kerap terjadi dalam berbagai modus. Mulai dari penimbunan, penjualan kembali ke industri, hingga pencampuran dengan bahan bakar lain. Aksi ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengganggu distribusi BBM yang menjadi hak masyarakat kecil.
Dengan adanya ultimatum dari Dirreskrimsus, para pemain nakal diharapkan berpikir ulang. Polda Sulut berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan di lapangan guna memastikan solar bersubsidi tepat sasaran.
Pasca sidak dan ultimatum, Polda Sulut akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan penyalahgunaan BBM. Koordinasi dengan Pertamina dan pemerintah daerah juga akan ditingkatkan untuk memonitor distribusi solar bersubsidi secara real-time.
Masyarakat pun diimbau untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi penyelewengan BBM bersubsidi di lingkungan sekitar. "Peran serta warga sangat penting. Jangan ragu laporkan ke kami jika ada SPBU atau oknum yang mencurigakan," imbau Kombes Pol FX Winardi Prabowo.