Harga BBM Pertamina Per 20 Juni 2026: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Pertamax Green 95 Melonjak ke Rp 17.000

Penulis: Zainul Arifin  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:35:31 WIB
Harga baru Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai berlaku di sejumlah wilayah sejak 10 Juni 2026.

SULAWESI UTARA — PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan harga baru untuk BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 sejak 10 Juni 2026. Berdasarkan pantauan di laman resmi Pertamina, kenaikan ini belum menyentuh produk lain seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang masih bertahan di level harga sebelumnya. Lantas, berapa harga BBM Pertamina yang berlaku per 20 Juni 2026? Berikut rincian lengkapnya.

Pertalite dan Biosolar: Harga Subsidi Tetap, Kecuali Zona FTZ

Untuk BBM bersubsidi, Pertalite masih dibanderol Rp 10.000 per liter di seluruh Indonesia. Begitu pula Biosolar yang tetap Rp 6.800 per liter secara nasional. Namun, di kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, harga Biosolar berbeda: Rp 15.250 per liter di Sabang dan Rp 15.500 per liter di Batam.

Pertamax dan Pertamax Green 95: Kenaikan Hingga Rp 4.000 per Liter

Kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamax Green 95, yang melonjak Rp 4.100 per liter di Jakarta dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000. Sementara Pertamax naik Rp 3.950 per liter di Jakarta, dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250. Harga ini berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Untuk wilayah di luar Jawa, harga Pertamax bervariasi. Di Aceh, Sumatera Utara, dan sebagian besar Sumatera serta Kalimantan, Pertamax dibanderol Rp 16.650 per liter. Sedangkan di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harganya paling mahal di angka Rp 17.000 per liter.

Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex: Harga Masih Stabil

Meski Pertamax dan Pertamax Green 95 naik, Pertamax Turbo masih bertahan di Rp 19.900 per liter untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Harga ini sama untuk Bali dan Nusa Tenggara Barat. Sementara itu, Dexlite dibanderol Rp 23.000 per liter di wilayah yang sama, dan Pertamina Dex di angka Rp 24.800 per liter.

Untuk kawasan FTZ Batam, Pertamax Turbo dijual Rp 19.700 per liter, lebih murah Rp 200 dari harga Jakarta. Sedangkan Pertamina Dex di Batam hanya Rp 23.550 per liter, selisih Rp 1.250 lebih murah dari harga di Jawa.

Harga BBM Tertinggi Ada di Sumatera Barat, Riau, dan Kepri

Dari seluruh kategori BBM non-subsidi, harga tertinggi tercatat di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Pertamax di wilayah ini mencapai Rp 17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp 21.650 per liter, Dexlite Rp 24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp 25.900 per liter. Sebaliknya, harga termurah untuk semua jenis BBM non-subsidi ada di kawasan FTZ Batam dan Sabang.

Konsumen disarankan mengecek harga di SPBU Pertamina terdekat karena perbedaan harga antarwilayah cukup besar, terutama untuk BBM non-subsidi. Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih menjadi pilihan paling ekonomis untuk kendaraan roda dua dan diesel komersial.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top