SULAWESI UTARA — Sebanyak 5 ton jagung hasil panen Maryono, warga Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, resmi disalurkan ke Gudang Bulog Sungai Tuha Martapura. Proses distribusi menggunakan satu unit truk bernopol BG 8163 YC.
Pengawalan dilakukan langsung oleh Kasium Polsek Buay Madang Timur Aipda Robbiansyah bersama Kanit Binmas Bripka Ari Wicaksono. Mereka mendampingi perjalanan truk dari lokasi panen hingga tiba di gudang Bulog.
Polri: Bagian dari Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo, S.H., M.H., menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah. “Polri hadir untuk mendukung para petani dan memastikan proses penyaluran hasil panen berjalan aman, lancar, serta kualitas hasil pertanian tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, pengawalan bukan sekadar formalitas. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan mencegah potensi gangguan selama perjalanan, seperti kemacetan atau tindak kriminal yang bisa merusak komoditas pangan.
Jaminan Kualitas Jagung Sampai ke Tangan Bulog
Sepanjang proses distribusi, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada insiden yang menghambat perjalanan truk pengangkut jagung.
Penyaluran langsung ke Bulog menjadi salah satu skema yang memotong rantai tengkulak, sehingga petani bisa mendapatkan harga yang lebih pasti. Di sisi lain, Bulog sebagai buffer stock pemerintah mendapat pasokan jagung segar yang langsung dari ladang.
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi aparat keamanan dengan sektor pertanian dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Ke depan, pola pengawalan serupa berpotensi diterapkan di wilayah lain untuk mengamankan distribusi hasil bumi petani.