BITUNG — Polda Sulut memastikan rotasi ini bukan sekadar seremonial rutin. Irjen Pol Roycke Harry Langie menyebut penyegaran organisasi ini sebagai strategi untuk mendistribusikan talenta terbaik dan meningkatkan respons terhadap tantangan keamanan yang kian kompleks.
Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa rotasi adalah napas vital bagi institusi. Ia meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing, terutama di daerah kepulauan dan perbatasan.
Wilayah Kepulauan Jadi Prioritas Pengawasan
Perhatian khusus diberikan kepada Kapolres di Talaud, Sangihe, Sitaro, Bolmong, dan Bolmut. Wilayah-wilayah ini disebut sebagai garda terdepan kedaulatan negara.
"Awasi ketat arus keluar masuk barang dan orang. Libatkan masyarakat dalam sistem keamanan lingkungan, perkuat intelijen, dan pastikan tidak ada celah bagi kejahatan transnasional atau penyelundupan," instruksi Irjen Pol Roycke Harry Langie, dikutip dari rilis resmi.
Jabatan yang Berganti: Dari Dirlantas hingga Ka SPN
Serah terima jabatan ini mencakup posisi krusial di tingkat Polda dan Polres. Berikut daftar jabatan yang mengalami rotasi:
- Kepala Biro Rencana Umum dan Anggaran (Karorena)
- Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM)
- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas)
- Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN)
- Kapolres Kota Bitung, Tomohon, Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Kepulauan Talaud, Sangihe, dan Kepulauan Sitaro
Integritas dan Pelayanan Publik Jadi Pesan Utama
Kapolda juga memberikan penekanan pada aspek integritas dan profesionalisme. Ia mengingatkan agar kepercayaan masyarakat dijaga sebagai amanah tertinggi.
"Gunakan wewenang kalian untuk melayani, bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Polri Presisi harus nyata dirasakan oleh rakyat, mulai dari pelayanan SIM yang mudah di Dirlantas, hingga penegakan hukum yang adil dan transparan di setiap Polres," tegasnya.
Bagi Karo SDM dan Ka SPN, ia berharap ada peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter anggota sejak dini. Sementara untuk Dirlantas, fokus diarahkan pada inovasi layanan digital dan penertiban lalu lintas yang humanis. Karorena diminta memastikan efisiensi anggaran guna mendukung operasional lapangan yang efektif.
Sinergi dengan Forkopimda dan Komitmen Pejabat Baru
Kapolda menginstruksikan para pejabat baru untuk segera turun ke lapangan, mempelajari medan, dan memahami potensi ancaman. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi solid dengan Forkopimda setempat tanpa membawa ego sektoral.
"Jangan bawa ego sektoral, tapi bawa semangat kolaborasi demi kepentingan masyarakat," ujar Irjen Pol Roycke Harry Langie.
Para pejabat yang dilantik menyambut amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Mereka berkomitmen meneruskan program strategis yang telah berjalan sekaligus membawa inovasi sesuai arahan pimpinan. Rotasi ini diharapkan menciptakan kontinuitas pembangunan keamanan yang berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Utara.