Pencarian

Binaan BRI, Craftote Tembus Pasar Kanada hingga Jepang Lewat Produk Eceng Gondok

Minggu, 31 Mei 2026 • 15:12:01 WIB
Binaan BRI, Craftote Tembus Pasar Kanada hingga Jepang Lewat Produk Eceng Gondok
Craftote olah eceng gondok jadi produk ramah lingkungan yang menembus pasar internasional.

SULAWESI UTARA — Berlokasi di Tomang, Jakarta Barat, Craftote mengolah eceng gondok, pelepah pisang, purun, bambu, hingga rotan menjadi aneka produk bernilai tambah. Bahan-bahan ini dipilih karena sifatnya yang mudah terurai secara alami tanpa mencemari lingkungan. Hasil olahannya beragam, mulai dari tas, keranjang, kursi, hingga dekorasi lampu dan dinding.

Dari Warung Kopi ke Pasar Global

Thio merintis usaha ini dengan konsep unik: memadukan galeri kerajinan dengan kedai kopi. Namun, pada awal berdiri tahun 2021, jangkauan pemasarannya sangat terbatas. Promosi hanya mengandalkan lingkungan sekitar dan jaringan pribadi.

Perubahan besar terjadi ketika Craftote mendapat pendampingan dari BRI. Melalui program pemberdayaan, pelaku UMKM ini mendapatkan akses pembiayaan dan pelatihan ekspor. Hasilnya, produk serat alam buatan pengrajin lokal kini dikirim ke empat negara di tiga benua.

Dampak Langsung bagi Pengrajin Lokal

Ekspor ini tidak hanya mendongkrak pendapatan pemilik usaha, tetapi juga menghidupi para perajin di tingkat hulu. Para pengrajin yang selama ini menggantungkan hidup pada bahan baku serat alam mendapat kepastian order. Pasokan eceng gondok dan pelepah pisang yang sebelumnya hanya menjadi limbah, kini berubah menjadi komoditas bernilai ekonomi.

Thio menekankan bahwa kunci sukses menembus pasar ekspor adalah konsistensi kualitas dan desain yang sesuai selera pasar internasional. “Kami tidak hanya menjual produk, tapi juga cerita tentang keberlanjutan dan kearifan lokal,” ujarnya.

Peran BRI dalam Mendongkrak Ekspor UMKM

Keberhasilan Craftote menjadi salah satu contoh konkret program pendampingan BRI terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bank pelat merah ini tidak hanya memberikan modal, tetapi juga membuka akses pasar dan jaringan bisnis ke luar negeri. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi ekspor UMKM terhadap perekonomian nasional.

Dengan tembusnya pasar Kanada, Australia, Jepang, dan Inggris, Craftote membuktikan bahwa produk serat alam Indonesia mampu bersaing dengan produk serupa dari negara lain. Ke depan, Thio menargetkan perluasan ke pasar Eropa daratan dan Timur Tengah.

Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks