Pencarian

Habiburokhman Sesalkan Kritik Dino Patti Djalal ke Prabowo, Dinilai Langgar Etika

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:32:30 WIB
Habiburokhman Sesalkan Kritik Dino Patti Djalal ke Prabowo, Dinilai Langgar Etika
Habiburokhman menyayangkan kritik Dino Patti Djalal terhadap kunjungan luar negeri Presiden Prabowo.

SULAWESI UTARA — Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, secara terbuka menyayangkan kritik yang dilontarkan mantan diplomat Dino Patti Djalal terhadap rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Menurut politisi senior itu, cara penyampaian kritik tersebut tidak mencerminkan etika bernegara yang baik, terutama dari figur yang pernah menduduki jabatan publik representasional.

Etika Kritik dari Mantan Pejabat Negara

Habiburokhman menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan presiden adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia menekankan pentingnya tata cara dan etika dalam menyampaikan kritik, khususnya oleh mereka yang memahami protokol kenegaraan.

"Kritik itu boleh, tapi cara dan etikanya harus dijaga. Apalagi dari seorang mantan diplomat yang paham betul bagaimana seharusnya bersikap terhadap kepala negara," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, kemarin.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas komentar Dino Patti Djalal yang mempertanyakan urgensi dan hasil dari perjalanan dinas Presiden Prabowo ke sejumlah negara dalam waktu berdekatan.

Kunjungan Presiden dan Diplomasi Ekonomi

Pemerintah sebelumnya telah menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo merupakan bagian dari strategi diplomasi ekonomi untuk menarik investasi dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Sejumlah nota kesepahaman di bidang perdagangan dan investasi telah ditandatangani selama perjalanan tersebut.

Kritik Dino dinilai oleh kubu Gerindra tidak hanya tidak etis, tetapi juga mengabaikan konteks strategis di balik setiap agenda kenegaraan. "Tidak elok rasanya seorang mantan pejabat tinggi negara memberikan komentar yang bisa menimbulkan kegaduhan tanpa melihat data dan hasil konkret dari kunjungan tersebut," tambah Habiburokhman.

Dino Patti Djalal, yang pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat dan Wakil Menteri Luar Negeri, dikenal sebagai pengamat kebijakan luar negeri yang kerap memberikan pandangan kritis. Namun, kali ini kritiknya mendapat respons tajam dari partai penguasa.

Respons Publik dan Perdebatan di Ruang Digital

Pertukaran pernyataan antara kader Gerindra dan mantan diplomat ini memicu perdebatan hangat di media sosial. Sebagian warganet mendukung pandangan Habiburokhman tentang perlunya menjaga etika, sementara yang lain menilai kritik Dino adalah bentuk partisipasi publik yang sah dalam demokrasi.

Hingga berita ini diturunkan, Dino Patti Djalal belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Habiburokhman. Ia sebelumnya hanya menyampaikan kritiknya melalui akun media sosial pribadi yang kemudian menyebar luas.

Peristiwa ini menjadi catatan tersendiri dalam dinamika politik nasional, di mana ruang kritik terhadap kebijakan presiden kembali diuji batas-batas etikanya oleh para elit politik.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks