KOTAMOBAGU — DPP PKB telah memutuskan sosok yang akan memimpin mesin partai di ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow. Weny Gaib, Wali Kota Kotamobagu petahana, resmi dipercaya memimpin DPC PKB untuk lima tahun ke depan. Keputusan berlaku setelah seluruh tahapan penjaringan internal partai dinyatakan rampung.
Siapa Weny Gaib dan Mengapa DPP Memilihnya?
Weny Gaib bukan nama baru di panggung politik Kotamobagu. Sebagai kepala daerah petahana, ia memiliki modal sosial dan politik yang kuat. DPP PKB menilai kapasitas kepemimpinan dan kemampuan manajerialnya sebagai aset untuk membangun sinergi antara partai dan masyarakat.
“Ia dinilai memiliki pengalaman, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan manajerial yang dibutuhkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi,” demikian pernyataan resmi pengurus partai. Sambutan positif datang dari kader dan simpatisan yang menantikan arah baru kepemimpinan di tubuh DPC.
Agenda Lima Tahun: Dari Kaderisasi Hingga Kontestasi Politik
Kepemimpinan Weny Gaib tidak akan berjalan mulus. Selama periode 2026–2031, DPC PKB Kotamobagu menghadapi sejumlah agenda strategis. Penguatan struktur organisasi, peningkatan kaderisasi, dan perluasan jaringan politik menjadi prioritas utama.
Persiapan kontestasi politik daerah juga menjadi pekerjaan rumah yang krusial. Dengan dukungan penuh kader dan pengurus, target-target itu diyakini dapat diwujudkan secara kolektif. Kepemimpinan visioner dan adaptif terhadap dinamika politik lokal menjadi kunci keberhasilan.
Langkah Strategis Menuju 2031
Penetapan Weny Gaib merupakan langkah strategis DPP untuk menghadirkan kepemimpinan kuat di daerah. Dengan semangat pembaruan, PKB optimistis mampu meningkatkan peran politiknya sekaligus berkontribusi lebih besar bagi pembangunan Kota Kotamobagu. Keputusan ini menegaskan kepercayaan partai kepada Weny Gaib untuk memimpin di tengah dinamika politik yang terus berubah.