KEPULAUAN TALAUD — Guncangan gempa bumi tektonik dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Rabu (5/8/2026) siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memastikan tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa dari peristiwa yang terjadi pukul 11.14 WIB itu.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan bahwa guncangan dirasakan dengan intensitas lemah. Durasi getarannya pun terbilang singkat.
“Setelah dilakukan monitoring lapangan, gempa dirasakan dengan intensitas lemah selama kurang lebih tiga hingga lima detik tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa,” terang Abdul Muhari, Rabu.
Lokasi Episenter Berada di Laut dengan Kedalaman 10 Kilometer
Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter atau pusat gempa berlokasi di laut. Titik koordinatnya berada di 5,60 Lintang Utara dan 125,27 Bujur Timur.
Dengan kedalaman hiposenter mencapai 10 kilometer, gempa ini termasuk kategori dangkal. Meski getarannya sempat terasa, situasi di wilayah terdampak terpantau aman dan kondusif.
Warga Tidak Panik, BPBD Talaud Terus Siaga
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan tidak terdapat kepanikan di tengah masyarakat pascagempa. Aktivitas warga disebut berjalan normal seperti biasa.
Kendati demikian, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud tidak mengurangi kewaspadaan. Tim siaga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pascagempa dan menghimpun informasi dari seluruh wilayah terdampak.
“Situasi di wilayah terdampak terpantau aman dan kondusif serta tidak terdapat kepanikan di tengah masyarakat,” imbuh Abdul Muhari.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG dan BPBD setempat untuk menghindari berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.