Pencarian

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:02:31 WIB
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Warga merasakan getaran gempa magnitudo 5,1 di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Selasa (25/8/2026) pukul 13.48 WIB.

TAHUNA — Getaran gempa bumi terasa di wilayah Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Selasa (25/8/2026) pukul 13.48 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 3,44 Lintang Utara dan 124,53 Bujur Timur, dengan kedalaman hiposenter mencapai 295 kilometer.

BMKG menyatakan episenter gempa ini tergolong dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di wilayah tersebut. Meski getarannya sempat dirasakan masyarakat, hasil analisis menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami.

Kedalaman 295 Kilometer dan Aktivitas Subduksi Lempeng

Dengan kedalaman lebih dari 290 kilometer, gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal yang sumbernya berasal dari zona penunjaman lempeng. Parameter yang dirilis BMKG menunjukkan lokasi episenter berada di laut, namun tidak memberikan dampak signifikan terhadap daratan.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Warga diminta waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Belum Ada Laporan Kerusakan di Pemukiman Warga

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat kejadian ini. Getaran dirasakan dalam skala kecil mengingat kedalaman sumber gempa yang cukup jauh dari permukaan bumi.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG dan pihak berwenang setempat. Arahan mengenai langkah evakuasi atau prosedur keselamatan akan disampaikan jika terjadi peningkatan aktivitas kegempaan.

Bagaimana Langkah Mitigasi Jika Terjadi Gempa Susulan?

BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa susulan. Warga yang berada di dalam bangunan disarankan untuk berlindung di bawah meja yang kokoh hingga getaran berhenti.

Jika berada di area terbuka, hindari bangunan tinggi, tiang listrik, dan pohon besar. Kepanikan justru menjadi pemicu utama terjadinya korban saat bencana, sehingga tetap tenang dan mengikuti arahan petugas menjadi kunci utama keselamatan.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks