Pencarian

Daihatsu Sigra Catat 122 SPK di GIIAS 2026, Bukti Mobil Keluarga Terjangkau Belum Tergantikan

Rabu, 12 Agustus 2026 • 03:07:01 WIB
Daihatsu Sigra Catat 122 SPK di GIIAS 2026, Bukti Mobil Keluarga Terjangkau Belum Tergantikan
Daihatsu Sigra mencatat 122 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, menjadikannya model terlaris di booth Daihatsu.

SULAWESI UTARA — Gelaran GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, memang dipenuhi deretan mobil anyar berteknologi tinggi. Namun, hasil pemesanan Daihatsu selama pameran yang berlangsung 30 Juli-9 Agustus 2026 justru menunjukkan wajah asli pasar otomotif nasional: konsumen masih ramai meminang mobil murah yang fungsional.

PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation membukukan total 591 SPK sepanjang pameran. Dari angka tersebut, Sigra menyumbang 122 unit atau sekitar 21 persen dari total pesanan. Posisi ini sekaligus menempatkan Sigra sebagai model paling laris di booth Daihatsu, mengalahkan Terios, Rocky, hingga Xenia.

Gran Max dan Sigra: Dua Pilar Penopang Penjualan Daihatsu

Menariknya, jika ditelisik lebih dalam, strategi Daihatsu tahun ini memang tidak bertumpu pada satu segmen saja. Data SPK GIIAS 2026 menunjukkan Gran Max Van memesan 102 unit dan Gran Max Pick Up menyusul dengan 84 unit. Jika digabungkan, lini niaga ringan ini menghasilkan 186 SPK—bahkan lebih besar dari kontribusi Sigra.

Total gabungan Sigra dan Gran Max Series mencapai 308 SPK, atau lebih dari separuh total pemesanan Daihatsu selama pameran. Sementara itu, model-model lain seperti Terios, Ayla, Xenia, Rocky, Luxio, dan Sirion secara kolektif hanya menyumbang 283 unit atau 48 persen dari total SPK.

Komposisi ini menggambarkan pola konsumsi yang jamak di Indonesia. Sigra menjadi pintu masuk bagi keluarga yang butuh kendaraan berkapasitas tujuh penumpang, sementara Gran Max menjawab kebutuhan usaha kecil dan logistik. Keduanya berada di rentang harga yang sama-sama terjangkau.

Harga Sigra 2026: Mulai Rp 143 Jutaan untuk Wilayah Jakarta

Daihatsu membanderol Sigra dengan rentang harga Rp 143,2 juta hingga Rp 183 juta untuk on the road Jakarta. Dengan nominal tersebut, konsumen mendapatkan pilihan mesin 1.0 liter dan 1.2 liter, yang keduanya dikenal irit bahan bakar dan mudah perawatannya.

Posisi harga ini menempatkan Sigra di ceruk pasar yang paling kompetitif, sekaligus paling resisten terhadap gejolak ekonomi. Ketika tren elektrifikasi mulai menggerogoti segmen menengah atas, pembeli di kelas LCGC cenderung lebih loyal pada faktor harga dan biaya kepemilikan.

Strategi Massal Daihatsu di Tengah Tren Elektrifikasi

Data penjualan ritel Daihatsu hingga April 2026 memperkuat temuan ini. Pabrikan membukukan penjualan 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen. Di segmen LCGC, Sigra dan Ayla secara bersama-sama menguasai 36,8 persen pangsa pasar. Pada Juni 2026, segmen LCGC Daihatsu bahkan tumbuh 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kombinasi capaian penjualan Daihatsu antara mobil penumpang dan komersial ini menunjukkan bahwa kendaraan Daihatsu terus relevan dalam memenuhi beragam kebutuhan, mulai dari mobilitas keluarga hingga mendukung aktivitas usaha,” ujar Budi Setiawan, Chief Operation Officer PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation, dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).

Alih-alih sepenuhnya berpaling ke kendaraan listrik, Daihatsu justru memilih strategi ganda. Perusahaan tetap mempertahankan produk massal seperti Sigra dan Gran Max sebagai tulang punggung penjualan, sambil perlahan memperkenalkan elektrifikasi lewat model seperti Rocky Hybrid. Hasil GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa pendekatan ini masih relevan dengan kondisi pasar Indonesia saat ini.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks