SULAWESI UTARA — Microsoft resmi merilis pembaruan Windows 11 untuk Agustus 2024. Meski tergolong patch kecil, ada beberapa perubahan penting yang patut diperhatikan pengguna, terutama soal kecepatan peluncuran aplikasi.
Fitur Low Latency Profile Kini Berlaku untuk Semua Aplikasi
Fitur Low Latency Profile (LLP) pertama kali diperkenalkan pada Juni 2024, namun saat itu hanya berlaku untuk elemen antarmuka tertentu seperti Start Menu dan Notification Center. Kini, cakupannya diperluas ke semua aplikasi.
Cara kerjanya cukup sederhana. Saat pengguna meluncurkan aplikasi, LLP akan meminta prosesor untuk memberikan dorongan kecepatan singkat selama satu hingga dua detik. Efeknya bisa terlihat jelas jika pengguna membuka Task Manager bersamaan—CPU akan terlihat naik ke kecepatan puncak sebelum kembali normal setelah aplikasi berjalan.
Perlu dicatat, fitur ini sedang dalam tahap controlled rollout. Artinya, tidak semua perangkat mendapatkannya secara bersamaan. Microsoft sengaja menguji fitur ini secara bertahap untuk memastikan stabilitasnya. Pengguna yang belum mendapatkannya disarankan bersabar daripada memaksakan aktivasi manual lewat alat konfigurasi Windows, karena bisa saja ada alasan teknis mengapa perangkat tertentu belum menerima pembaruan ini.
Voice Access Kini Bisa Saring Kebisingan Latar
Fitur Voice Access di Windows 11 juga mendapat peningkatan lewat opsi bernama Voice Isolation. Sesuai namanya, fitur ini mampu menyaring kebisingan latar—termasuk suara orang lain yang sedang berbicara—sehingga hanya suara pengguna yang tertangkap.
Ada dua tingkat penyaringan yang ditawarkan. Pertama, pengguna bisa mengaktifkan pengaturan yang hanya menghilangkan suara non-ucapan seperti deru kipas atau suara lalu lintas, tanpa perlu proses pengaturan awal. Kedua, pengguna bisa mengaktifkan Voice Isolation penuh yang memerlukan proses pengenalan suara sekali saja melalui menu Voice Access settings > Improve speech recognition.
Pencarian di Windows 11 Makin Cerdas
Microsoft juga menyempurnakan fungsi pencarian bawaan Windows 11. Sistem kini lebih toleran terhadap kesalahan ketik saat mencari aplikasi—jika pengguna salah mengeja nama aplikasi, hasil yang relevan tetap muncul. Pencarian nama aplikasi yang parsial atau tidak lengkap juga kini berfungsi lebih baik.
Untuk pencarian pengaturan sistem, hasil yang lebih relevan dan sering digunakan akan tampil lebih tinggi di daftar hasil. Ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Microsoft untuk merombak pengalaman pencarian di Windows, termasuk rencana menghapus hasil pencarian web dari menu pencarian lokal.
Perubahan Lain yang Ikut Hadir
Selain tiga perubahan utama di atas, pembaruan Agustus ini membawa sejumlah penyesuaian lain:
- Kontrol gerakan touchpad presisi—pengguna kini bisa mengatur kecepatan default untuk gerakan zoom dan scroll. Fitur scroll juga mendapat akselerasi, di mana kecepatan gulir meningkat seiring pengulangan gerakan, memudahkan navigasi dokumen panjang.
- Pengaturan Energy Saver manual kembali hadir—opsi untuk menentukan level baterai saat fitur hemat daya aktif kini tersedia lagi di Settings > System > Power & Battery. Sebelumnya opsi ini dihapus karena Microsoft ingin fitur tersebut berjalan otomatis, namun banyak pengguna yang justru bingung dengan perubahannya.
- Widget di Lock Screen disederhanakan—layar kunci kini hanya menampilkan informasi cuaca secara default, bukan beberapa widget sekaligus.
- Notifikasi badge di taskbar—warna indikator notifikasi diubah mengikuti aksen warna Windows, bukan lagi merah solid yang dianggap terlalu mencolok.
- Dukungan sensor sidik jari eksternal—Windows Hello kini mendukung perangkat fingerprint peripheral, bukan hanya sensor bawaan laptop.
Pembaruan ini juga menyertakan penambahan pemberitahuan kontrol orang tua saat proses setup Windows 11, sebagai pengingat fitur keamanan online untuk keluarga.
Bagi pengguna Windows 11 di Indonesia, pembaruan ini bisa diunduh melalui Windows Update di menu Settings. Mengingat sifatnya yang bertahap, sebagian pengguna mungkin perlu menunggu beberapa hari hingga notifikasi pembaruan muncul di perangkat masing-masing.