SULAWESI UTARA — Google kembali memoles ekosistem wearable-nya lewat Pixel Watch 5. Salah satu pembaruan yang paling terasa adalah fleksibilitas baru pada gestur jepit ganda, yang sebelumnya hanya menjadi fitur "snooze" di generasi lama. Kini, pengguna bisa menentukan sendiri apa yang terjadi saat jari telunjuk dan ibu jari dipertemukan dua kali.
Kustomisasi Gestur: Bukan Sekadar Tunda Alarm
Pada Pixel Watch 4, gestur jepit ganda hanya berfungsi untuk menunda alarm. Di seri terbaru ini, opsi tersebut diperluas. Pengguna dapat mengubah perilaku default-nya melalui menu Settings > Gestures > Hand gestures, lalu menggulir ke bawah ke bagian Customize actions.
Ada tiga kategori utama yang bisa diatur:
- Media controls: Pilih antara Play/Pause atau Skip (beralih ke lagu berikutnya).
- Alarm: Ubah aksi dari Snooze (tunda) menjadi Dismiss (matikan).
- Watch face: Atur agar gestur membuka notifikasi yang sedang berlangsung atau selalu menggulir panel notifikasi.
Opsi Skip pada kontrol media jelas paling praktis untuk pengguna yang kerap berpindah lagu saat tangan sedang sibuk. Sementara itu, fungsi menggulir notifikasi memastikan tidak ada pesan penting yang terlewat tanpa perlu menyentuh layar.
Catatan Pengaturan dan Fitur Tersembunyi
Menariknya, deskripsi pengaturan di perangkat sempat menyiratkan adanya kustomisasi untuk gerakan putaran pergelangan tangan (wrist turn). Namun, hingga saat ini opsi yang tersedia baru sebatas gestur jepit ganda. Kemungkinan besar ini adalah petunjuk awal untuk pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.
Ada pula pengaturan kecil namun berguna bagi pemilik Pixel Watch 5, yaitu opsi pada widget At a Glance. Dengan menekan lama kontrol media di widget tersebut, pengguna bisa memilih tampilan hanya ikon atau "Icon and text". Mode teks akan menampilkan judul lagu, meski dengan konsekuensi font besar yang menutupi sebagian besar watch face. Untuk pengguna dengan tampilan jam minimalis, mode ini justru terlihat rapi dan informatif.
Peningkatan yang Tepat Sasaran
Pembaruan ini menjawab keluhan umum pengguna jam tangan pintar: keterbatasan fungsi gestur. Dengan memberikan kendali penuh kepada pengguna, Google membuat interaksi dengan perangkat menjadi lebih efisien tanpa harus selalu menyentuh layar kecil.
Fitur ini sangat cocok bagi mereka yang sering berolahraga, mengendarai kendaraan, atau sekadar ingin mengurangi ketergantungan pada layar sentuh. Meski terkesan sederhana, langkah ini menunjukkan arah pengembangan perangkat lunak yang lebih matang dibanding sekadar menambah sensor baru.