MINAHASA TENGGARA — Kepala BKPSDM Kabupaten Minahasa Tenggara Rudy Wakidin menyebut pengembangan kompetensi ASN sebagai investasi terbesar bagi kemajuan daerah. Pernyataan itu disampaikannya saat memaparkan rangkaian persiapan program peningkatan kapasitas aparatur yang tengah dimatangkan instansinya.
Menurut Rudy, setiap program disusun agar aparatur semakin kompeten, terampil, dan siap memberi pelayanan terbaik. Perencanaan dilakukan secara matang supaya manfaatnya benar-benar dirasakan warga Kabupaten Minahasa Tenggara.
Enam Berkas Peserta Ujian Dinas Lolos Verifikasi
Kepala Bidang Pengembangan, Mutasi dan Promosi BKPSDM Mitra Rieske Palad menyampaikan perkembangan terbaru dari persiapan kegiatan strategis tersebut. Salah satu kemajuan yang dicapai adalah penyelesaian pengecekan berkas Ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II serta proses penyesuaian ijazah bagi ASN.
Tim Verifikasi dan Validasi Pengembangan Kompetensi ASN telah menuntaskan pemeriksaan berkas dari enam peserta yang dinyatakan memenuhi syarat. Ujian dinas akan digelar di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
Pelaksanaannya masih menunggu penetapan jadwal resmi. Koordinator Verifikasi dan Validasi Pengembangan Kompetensi ASN Marlina Owu menyatakan pihaknya memeriksa setiap berkas dengan teliti agar hanya peserta yang benar-benar memenuhi syarat bisa melanjutkan seleksi.
"Kesempatan pendaftaran masih tetap dibuka bagi ASN lain yang berminat dan memenuhi persyaratan, agar tidak melewatkan kesempatan berharga untuk mengembangkan jenjang karier masing-masing," ujar Marlina.
Bimtek e-Katalog Masih Menunggu Koordinasi dengan Biro PBJ Sulut
Selain Ujian Dinas, BKPSDM Kabupaten Minahasa Tenggara mematangkan persiapan bimbingan teknis pengelolaan e-Katalog. Kegiatan itu direncanakan berlangsung pada akhir November 2026.
Tim terkait masih akan berkoordinasi intensif dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Koordinasi ini untuk memastikan materi, mekanisme, dan pelaksanaan bimtek sesuai ketentuan peraturan yang berlaku sekaligus menjawab kebutuhan nyata di lingkungan Pemkab Minahasa Tenggara.
Marlina menegaskan seluruh rangkaian kegiatan disusun secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Program-program itu diharapkan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kedisiplinan seluruh ASN di Minahasa Tenggara.
Harapan berikutnya, aparatur daerah siap memenuhi standar yang ditetapkan untuk peluncuran sistem manajemen talenta nasional. "Dengan tersedianya sumber daya manusia yang andal, berintegritas, dan berkompeten, jajaran aparatur pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan profesional bagi masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara," tandas Marlina.