Pencarian

SEA Games 2027 Hapus Beregu Putra dan Putri Bulu Tangkis, PBSI Wajib Rombak Skuad

Senin, 02 November 2026 • 15:17:31 WIB
SEA Games 2027 Hapus Beregu Putra dan Putri Bulu Tangkis, PBSI Wajib Rombak Skuad
Nomor beregu putra dan putri dihapus dari bulu tangkis SEA Games 2027 dan digantikan beregu campuran.

SULAWESI UTARA — Nomor beregu putra dan beregu putri resmi dihapus dari cabang bulu tangkis SEA Games 2027 di Kuala Lumpur, Malaysia. Penyelenggara menggantinya dengan beregu campuran berformat Sudirman Cup yang menuntut kekuatan merata di lima sektor, memaksa PBSI menghitung ulang peta kekuatan skuad Merah Putih.

Regulasi baru ini mengubah lanskap persaingan bulu tangkis Asia Tenggara secara mendasar. Dua nomor tradisional yang selama ini menjadi lumbung medali Indonesia tidak lagi dipertandingkan, dan sebagai gantinya muncul kategori beregu campuran yang mempertemukan lima sektor sekaligus dalam satu rangkaian pertandingan.

Bagi jajaran kepelatihan timnas, konsekuensinya langsung terasa. Skema latihan, komposisi pemain, hingga simulasi pertandingan di pelatnas harus disesuaikan dengan tuntutan nomor baru yang belum pernah dijalani di level SEA Games.

Format Beregu Campuran Adopsi Sistem Sudirman Cup

Nomor pengganti mengadopsi sistem kejuaraan beregu campuran dunia, Sudirman Cup. Setiap negara peserta wajib menurunkan wakil di lima sektor: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Artinya, tidak ada lagi sektor yang bisa "ditutupi" sektor lain. Konsistensi dan ketahanan performa dari seluruh lini menjadi syarat mutlak di setiap pertandingan, karena satu sektor lemah bisa langsung menggugurkan peluang tim.

Peta kekuatan antarnegara peserta pun diprediksi bergeser. Dominasi yang selama ini bertumpu pada satu atau dua sektor unggulan tidak lagi cukup untuk meraih takhta tertinggi kawasan.

Indonesia Tak Bisa Lagi Bergantung pada Sektor Putra

Selama ini sektor putra menjadi benteng utama Indonesia dalam meraup medali di ajang regional. Dengan format baru, ketergantungan itu tidak lagi bisa dipertahankan.

Bobot peran tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran kini setara dengan tunggal serta ganda putra. Manajemen timnas dituntut merancang komposisi pemain yang fleksibel, tetapi tetap memiliki daya gempur tinggi di semua lini.

Keseimbangan kekuatan antar sektor menjadi kunci agar Indonesia mampu melewati setiap fase pertandingan dengan hasil maksimal. Kesiapan fisik, mental bertanding, dan kerja sama antar pemain ganda campuran harus dimatangkan jauh sebelum ajang digelar.

Modal Dua Emas Asian Games 2026 Jadi Pijakan Evaluasi

Penyesuaian regulasi ini datang saat Indonesia baru menyelesaikan kiprah di Asian Games 2026. Kontingen Merah Putih menutup klasemen di peringkat ke-16 dengan total 39 medali: 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Dari raihan tersebut, bulu tangkis menyumbangkan dua medali emas. Keduanya datang melalui performa solid nomor beregu putra serta ketangguhan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Hasil di tingkat Asia membuktikan potensi bulu tangkis Indonesia masih berada di jajaran elit. Namun dengan hilangnya nomor beregu putra di SEA Games 2027, fokus pembinaan mesti segera digeser untuk memperkuat seluruh nomor pertandingan, bukan hanya sektor yang selama ini menjadi andalan.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: janalokajournal.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks