BOLMUT — Kondisi jalan kategori baik justru menyusut pada periode yang sama. Pada 2024 jalan berkondisi baik tercatat 86,59 kilometer, lalu turun menjadi 76,85 kilometer pada 2025. Sementara jalan kategori sedang mencapai 24,21 kilometer pada 2025, dan jalan rusak yang belum masuk kategori berat tercatat 25,71 kilometer atau turun dari 28,87 kilometer pada 2024.
Peningkatan panjang jalan rusak berat ini terekam dari data BPS Bolmut yang diolah Dinas PUTR setempat. Total panjang jalan Kabupaten Bolmut sendiri mencapai 156,80 kilometer.
Berapa Panjang Jalan yang Dibangun Sepanjang 2025?
Sepanjang 2025, ada 9,3 kilometer jalan yang terbangun di Bolmut. Pembangunan itu dibiayai dua sumber anggaran, yakni APBN sepanjang 4,677 kilometer dan APBD sepanjang 4,687 kilometer.
Pembangunan jalan tersebut menjangkau hingga jalan perkebunan. Total panjang jalan terbangun mencapai 9,3 kilometer.
Enam Proyek Jalan Masuk Daftar Strategis 2026
Pada 2026, sejumlah ruas jalan masuk tahap pembangunan dan termasuk dalam 10 proyek strategis Pemerintah Kabupaten Bolmut. Berikut daftarnya beserta nilai pagu anggaran:
- Rekonstruksi/peningkatan jalan Bolangitang II arah pantai (APBD): Rp1.985.524.500
- Rekonstruksi/peningkatan jalan Sangkub IV-Sangkub I: Rp1.948.598.500
- Pemeliharaan berkala ruas jalan kabupaten (APBD): Rp1.185.000.000
- Rekonstruksi/peningkatan jalan Pajala Bolangitang II: Rp600.000.000
- Perkerasan jalan perkebunan Motanang Tuntung Timur (APBD): Rp600.000.000
- Pembangunan jalan perkebunan Desa Sangtombolang (APBD): Rp500.000.000
KPK Soroti 49,2 Persen Jalan Rusak di Bolmut
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkap data RPJMD Pemkab Bolmut 2024 yang menunjukkan hampir separuh jalan kabupaten dalam kondisi rusak. Temuan itu disampaikannya saat konferensi pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 22 September 2026.
"Adapun data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkab Bolmut tahun 2024 menunjukkan bahwa sebanyak 49,2 persen dari total 156,80 kilometer jalan Kabupaten di Bolmut masih dalam kondisi sedang hingga rusak berat," ujar Taufik.
Pernyataan itu disampaikan terkait kasus operasi tangkap tangan di lingkungan Pemkab Bolmut yang menyangkut proyek infrastruktur jalan. Data BPS yang diolah Dinas PUTR kini memperlihatkan tren jalan rusak berat yang terus bertambah, dari 23,37 kilometer menjadi 30,03 kilometer dalam setahun.