Pencarian

27 Negara Hadiri World Coconut Day 2026 di Manado, Menko Pangan Buka Forum Kelapa Global

Jumat, 09 Oktober 2026 • 05:16:01 WIB
27 Negara Hadiri World Coconut Day 2026 di Manado, Menko Pangan Buka Forum Kelapa Global
Delegasi asing disambut Tarian Kabasaran saat pembukaan World Coconut Day 2026 di Manado.

MANADO — Pembukaan World Coconut Day 2026 di Manado dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus, dan Director General International Coconut Community (ICC) Dr. Jelfina C. Alouw. Delegasi asing disambut Tarian Kabasaran, tarian tradisional Minahasa yang menjadi simbol budaya lokal.

Agenda internasional ini berlangsung selama empat hari, 7 hingga 10 Oktober 2026. Pesertanya terdiri dari negara-negara anggota ICC, eksportir komoditas kelapa, serta perwakilan pasar global dari kawasan Eropa dan China.

Kelapa Jadi Komoditas yang Dibahas Intensif di Rapat Presiden

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut kelapa sebagai salah satu komoditas strategis nasional bernilai tambah tinggi. Topik ini, menurutnya, kerap dibahas secara intensif bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Berkali-kali dalam rapat bersama Pak Presiden Prabowo, yang menjadi pembahasan adalah topik kelapa karena menjadi salah satu komoditas utama yang untuk kita kembangkan," ungkap Zulkifli Hasan saat membuka kegiatan.

Ia menguraikan bahwa peta jalan pengembangan kelapa nasional tidak lagi hanya bertumpu pada sektor hilir atau industri pengolahan. Pemerintah pusat kini mengalihkan fokus besar pada penguatan sektor hulu melalui modernisasi pembibitan.

Bibit Unggul 200 Hektare di Lampung dan Target 51.721 Hektare pada 2027

Langkah konkret yang tengah berjalan adalah pembangunan kawasan pembibitan varietas unggul seluas 200 hektare di Provinsi Lampung. Target jangka panjangnya, Indonesia memimpin pasar kelapa global melalui penerapan teknologi pertanian modern.

Kementerian Pangan juga memproyeksikan perluasan tanaman kelapa baru seluas 51.721 hektare pada 2027. Program replantasi dan ekspansi lahan ini akan tersebar di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, termasuk Sulawesi Utara.

"Kita perlu bersinergi, pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha membangun sesuatu yang lebih bagus dari sebelumnya," lanjut Zulkifli mengajak semua elemen meninggalkan ego sektoral.

Dampak Ekonomi untuk Manado: Pameran Global hingga Pertemuan Bisnis

Penunjukan Manado sebagai pusat pelaksanaan World Coconut Day 2026 membawa dampak ekonomi dan investasi bagi Sulawesi Utara. Forum ini dirangkaikan dengan pameran produk global, pertemuan bisnis B2B, serta lokakarya peningkatan kapasitas bagi petani lokal dan pelaku UMKM.

Rangkaian acara juga diisi Kompetisi Paduan Suara Internasional serta lomba fotografi dan penulisan. Melalui sinergi berskala global ini, Sulawesi Utara diharapkan memperluas jejaring perdagangan internasional dan menarik investasi baru.

Kolaborasi lintas negara dalam forum ini mencakup riset, perumusan kebijakan, adopsi teknologi, hingga perluasan penetrasi pasar. Bagi daerah sentral kelapa seperti Sulawesi Utara, agenda empat hari tersebut menjadi pembuktian potensi bumi nyiur melambai di pasar dunia.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: komentar.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks