MANADO — Normalnya penyaluran BBM di Sulawesi Utara disertai penyesuaian operasional di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah operator dan memperpanjang jam pelayanan guna mencegah antrean panjang di lapangan.
Empat SPBU yang beroperasi penuh 24 jam tersebar di dua kabupaten dan satu kota. Masing-masing SPBU COCO 7195103 dan SPBU Paal 2 7495119 di Kota Manado, SPBU 7495710 di Boroko, Bolaang Mongondow Utara, serta SPBU 7495305 di Matani Tumpaan, Minahasa Selatan.
Jam Layanan Diperpanjang hingga Tengah Malam
Selain empat titik itu, sejumlah SPBU lain memperpanjang jam operasional hingga pukul 00.00 WITA. Penambahan operator dilakukan untuk mempercepat proses pengisian di setiap jalur.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyebut penyesuaian operasional sebagai respons atas kebutuhan masyarakat. Langkah itu sekaligus menjaga kelancaran pelayanan BBM di Sulawesi Utara.
"Kami terus melakukan penyesuaian operasional di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Sejumlah SPBU kami operasikan selama 24 jam, sementara sejumlah SPBU lainnya memperpanjang jam pelayanan hingga pukul 00.00 WITA. Penambahan operator juga dilakukan untuk membantu mempercepat pelayanan kepada konsumen. Kami berharap langkah ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan BBM," ujar Lilik.
Pembelian Berlebihan Picu Antrean Baru
Pertamina meminta warga membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan karena kekhawatiran akan kelangkaan justru berpotensi menambah antrean dan mengganggu distribusi bagi konsumen lain.
Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional SPBU. Pertamina juga mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan.
Warga diminta tidak mudah terpancing informasi soal ketersediaan BBM yang belum terverifikasi. Dengan pembelian sesuai kebutuhan, pelayanan pengisian BBM di Sulawesi Utara diharapkan tetap lancar.