SULAWESI UTARA — Pebblebee, perusahaan yang dikenal dengan jajaran tracker berbasis Android Find Hub dan Apple Find My, baru saja menambah lini produknya dengan dua aksesori identifikasi pasif. Keduanya menggunakan sistem kode QR yang diperkenalkan Pebblebee lewat seri Link pada tahun 2025, tanpa perlu baterai atau koneksi jaringan khusus.
Link Bag Tag adalah label berbentuk gantungan koper dengan kode QR unik. Desainnya ramah terhadap pemeriksaan keamanan bandara (TSA-friendly), dilengkapi segel anti-rusak (tamper-evident), dan sepenuhnya pasif — tidak butuh baterai atau daya sama sekali. Setiap tag bisa dikustomisasi halaman landing-nya, termasuk informasi kontak dan opsi obrolan anonim tanpa perlu membagikan nomor telepon atau email.
Pebblebee Collar ID adalah tag QR untuk kalung hewan peliharaan. Ukurannya 1,26 x 1,73 inci, diklaim tahan gigitan (chew-resistant) dan tahan air. Tag ini bekerja dengan cara yang sama: setelah dipasang di kalung dan diatur melalui aplikasi, orang yang menemukan hewan bisa memindai kode QR untuk menghubungi pemilik.
Keunggulan utama kedua produk ini adalah sifatnya yang pasif. Tidak perlu khawatir baterai habis, tidak perlu sinyal Bluetooth, dan tidak perlu aplikasi khusus di ponsel penemu — cukup pemindai QR standar. Pebblebee juga menyematkan fitur otomatis di aplikasi: saat pemilik menandai Collar ID sebagai "hilang", informasi hewan peliharaan (nama dan foto) secara otomatis dikirim ke basis data hewan hilang lokal. Penemu tetap bisa berkomunikasi melalui layanan obrolan Pebblebee tanpa saling bertukar kontak pribadi.
Untuk Bag Tag, fitur TSA-friendly memudahkan petugas bandara mengakses informasi pemilik tanpa merusak label. Karena tidak menggunakan komponen elektronik, tag ini bisa dilempar ke dalam koper atau ditempel di tas jinjing tanpa takut terhalang aturan baterai.
Pebblebee Collar ID dijual seharga USD 14,95 per unit (sekitar Rp 246 ribu dengan kurs Rp 16.500). Harga Link Bag Tag belum diumumkan secara spesifik, namun mengacu pada produk Link sebelumnya, diperkirakan berada di kisaran harga yang sama. Kedua produk sudah tersedia langsung melalui situs resmi Pebblebee. Belum ada informasi mengenai distribusi resmi ke Indonesia, tetapi pengguna bisa membeli secara daring dengan pengiriman internasional.
Pebblebee menegaskan bahwa Bag Tag dan Collar ID bukan pengganti tracker aktif seperti Pebblebee Clip atau Halo yang menggunakan jaringan Android Find Hub atau Apple Find My. Sebaliknya, keduanya berfungsi sebagai pendamping atau cadangan. Misalnya, pengguna bisa tetap menyelipkan Pebblebee Clip di dalam koper untuk pelacakan real-time, sementara Bag Tag menjadi opsi jika baterai tracker habis atau jika kopernya ditemukan oleh orang non-maskapai yang tidak punya akses ke jaringan Find My.
Bagi pemilik hewan, Collar ID menawarkan lapisan perlindungan tambahan. Tracker aktif tetap unggul untuk pemantauan posisi langsung, sementara kode QR memastikan siapa pun yang menemukan hewan — bahkan tanpa ponsel canggih — bisa membantu mempertemukan dengan pemilik.
Dengan harga yang terjangkau dan pemasangan yang instan, Pebblebee menyasar dua skenario umum yang kerap merepotkan: koper hilang di perjalanan dan hewan peliharaan kabur. Solusi ini paling cocok untuk pengguna yang ingin sistem identifikasi cadangan yang andal tanpa ketergantungan pada daya atau koneksi internet.