Jadwal Kapal Pelni KM Tatamailau 26 Juli - 11 Agustus 2026: Fakfak-Bitung dan Sorong-Kaimana, Warga Papua Barat Catat Tanggalnya

Penulis: Vikri Alfandi  •  Senin, 27 Juli 2026 | 04:55:01 WIB
KM Tatamailau melayani rute Fakfak–Bitung dan Sorong–Kaimana pada periode 26 Juli hingga 11 Agustus 2026.

FAKFAK — KM Tatamailau, salah satu kapal penumpang andalan Pelni, melayani dua lintasan utama di Papua Barat sepanjang paruh kedua Juli hingga awal Agustus 2026. Kapal berbobot 14.000 GT ini akan singgah di sejumlah pelabuhan strategis, menghubungkan Fakfak dengan Bitung (Sulawesi Utara) serta Sorong dengan Kaimana.

Dua Rute, Satu Kapal: Fakfak-Bitung dan Sorong-Kaimana

Pada rute pertama, KM Tatamailau berlayar dari Fakfak menuju Bitung dengan transit di beberapa pelabuhan, termasuk Sorong dan Manado. Rute kedua menghubungkan Sorong ke Kaimana, melayani masyarakat di pesisir selatan Papua Barat. Jadwal keberangkatan tersebar dalam periode 26 Juli hingga 11 Agustus 2026, namun detail jam dan hari kedatangan dapat berubah sewaktu-waktu.

Persiapan Pelni: Tiket Mulai Dijual, Warga Diimbau Membeli Lebih Awal

Pelni telah membuka pemesanan tiket untuk semua jadwal tersebut melalui aplikasi Pelin dan loket resmi. Masyarakat diimbau untuk memesan tiket jauh-jauh hari, terutama menjelang akhir pekan dan hari libur, karena kapasitas penumpang terbatas. Kapal ini juga mengangkut kargo, sehingga warga yang ingin mengirim barang dapat memanfaatkan layanan kargo Pelni.

Dampak bagi Mobilitas Warga Papua Barat

Keberadaan jadwal rutin KM Tatamailau sangat krusial bagi konektivitas antardaerah di Papua Barat dan sekitarnya. Fakfak dan Kaimana merupakan daerah yang bergantung pada transportasi laut untuk distribusi sembako, bahan bangunan, dan kebutuhan pokok. Dengan adanya kepastian jadwal, pedagang dan pelaku UMKM bisa merencanakan stok barang lebih teratur.

Bagi calon penumpang, pastikan untuk selalu mengecek jadwal terbaru di situs resmi Pelni atau menghubungi agen setempat karena jadwal dapat berubah akibat kondisi cuaca, gelombang, atau operasional pelabuhan. Informasi ini penting agar perjalanan tidak tertunda.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: kupang.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top