Harga Beras Medium dan Minyak Goreng 18 Agustus 2026: Beras Naik Tipis, Cek Daftar Lengkapnya

Penulis: Yoga Permadi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:04:16 WIB
Harga beras medium naik tipis menjadi Rp16.300 per kilogram pada 18 Agustus 2026.

SULAWESI UTARA — Fluktuasi harga pangan di pekan ketiga Agustus 2026 masih didominasi oleh pergerakan harga beras. Berdasarkan pantauan PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada Selasa (18/8/2026) pukul 14.29 WIB, harga beras kualitas medium II tercatat naik 0,31 persen ke level Rp16.300 per kilogram. Kenaikan ini memang tipis, tapi untuk pembelian dalam jumlah banyak—misalnya untuk kebutuhan dapur sebulan—selisihnya tetap terasa.

Perlu dicatat, angka ini adalah rata-rata nasional. Setiap daerah bisa memiliki selisih harga yang cukup lebar tergantung distribusi dan stok di pasar setempat. Jadi, jadikan data ini sebagai patokan, bukan harga mutlak di kota Anda.

Daftar Harga Beras per 18 Agustus 2026

Untuk kamu yang biasa membeli beras premium atau kualitas medium, berikut rincian harga terbaru dari PIHPS:

  • Kualitas Super Tipe I: Rp17.750 per kg
  • Kualitas Super Tipe II: Rp17.250 per kg
  • Kualitas Medium Tipe I: Rp16.450 per kg
  • Kualitas Medium Tipe II: Rp16.300 per kg (naik 0,31%)
  • Kualitas Bawah Tipe I: Rp14.850 per kg
  • Kualitas Bawah Tipe II: Rp14.650 per kg

Minyak Goreng Curah dan Gula Pasir

Untuk minyak goreng curah, harga hari ini masih berada di posisi yang relatif stabil. Meski tidak dirinci dalam data yang sama, pergerakan komoditas ini biasanya dipengaruhi oleh harga CPO global dan kebijakan distribusi dalam negeri. Sementara itu, gula pasir juga belum menunjukkan gejolak signifikan di tengah musim kemarau yang biasanya mempengaruhi produksi tebu.

Yang perlu diwaspadai justru efek lanjutan dari kenaikan beras medium. Sebab, segmen ini paling banyak dikonsumsi masyarakat menengah ke bawah, dan pergerakannya sering menjadi indikator awal inflasi pangan bulanan.

Apa yang Harus Dilakukan Konsumen?

Dengan selisih harga antar kualitas beras yang mencapai Rp3.100 per kg (dari kualitas bawah tipe II ke super tipe I), penting untuk memilah kebutuhan. Kalau konsumsi harian tidak menuntut tekstur premium, kualitas medium tipe I di Rp16.450 bisa jadi titik tengah yang masuk akal antara rasa dan anggaran.

Untuk minyak goreng curah, membeli dalam kemasan lebih besar biasanya lebih hemat dibanding membeli eceran per liter. Namun pastikan tempat penyimpanan di rumah memadai agar kualitasnya tidak turun sebelum habis terpakai.

Pantau terus data PIHPS setiap hari—terutama menjelang akhir bulan—karena pola historis menunjukkan harga pangan cenderung naik mendekati periode gajian dan awal bulan.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: rbtv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top