Polres Kotamobagu Peringati Hari Juang Polri 2026, Wakapolres Tekankan Pelayanan Publik yang Humanis dan Akuntabel

Penulis: Wisnu Wardana  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:42:31 WIB
Wakapolres Kompol Romel M.C.A.J Pontoh memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri 2026 di halaman Mapolres Kotamobagu, Jumat (21/8/2026).

Polres Kotamobagu menggelar upacara peringatan Hari Juang Polri 2026 di halaman Mapolres pada Jumat (21/8/2026). Wakapolres Kompol Romel M.C.A.J Pontoh yang memimpin jalannya upacara menegaskan komitmen institusi untuk bertransformasi dari nilai-nilai perjuangan 1945 menjadi aksi nyata dalam pelayanan publik. Peringatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi seluruh personel untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat di wilayah hukum Kotamobagu.

KOTAMOBAGU — Peringatan Hari Juang Polri 2026 di Polres Kotamobagu berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju”. Upacara yang digelar Jumat pagi itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Romel M.C.A.J Pontoh mewakili Kapolres AKBP Abdul Kholik.

Seluruh rangkaian pasukan dipimpin oleh IPTU Audy Rei Musung selaku Komandan Upacara. Hadir pula jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, dan personel bintara Polres Kotamobagu dalam kegiatan tersebut.

Semangat 1945 Jadi Fondasi Pelayanan Modern

Dalam amanat yang dibacakan, Kompol Romel menekankan bahwa Hari Juang yang diperingati setiap 21 Agustus bukan sekadar seremonial tahunan. Tanggal ini merefleksikan dedikasi kepolisian yang telah mengakar sejak tahun 1945, jauh sebelum institusi ini berdiri secara formal.

Nilai-nilai perjuangan tersebut, lanjutnya, harus ditransformasikan ke dalam tindakan nyata yang responsif terhadap dinamika sosial. Personel diminta untuk tidak hanya sigap, tetapi juga humanis dan akuntabel dalam setiap bertugas.

Tiga Prioritas Utama Jajaran Polres Kotamobagu

Ada tiga poin penting yang ditekankan dalam amanat upacara tersebut. Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Kedua, penguatan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Ketiga, keterbukaan dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah warga.

Penekanan ini menjadi semacam peta jalan bagi seluruh personel untuk bekerja lebih dekat dengan komunitas. Polisi tidak lagi hanya dipandang sebagai penegak hukum, melainkan juga mitra masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Kesiapan Personel Menjaga Kamtibmas

Kehadiran seluruh personel dalam upacara tersebut menunjukkan soliditas internal yang terjaga. Hal ini menjadi modal penting bagi Polres Kotamobagu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Rangkaian upacara berlangsung lancar dan tertib. Seluruh jajaran bertekad untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengabdi demi mewujudkan Visi Indonesia Maju dari tingkat daerah.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: totabuan.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top