SULAWESI UTARA — Bantahan ini muncul setelah memoar mendiang Hayden Panettiere berjudul This Is Me: A Reckoning kembali menjadi perbincangan hangat pasca sang aktris ditemukan meninggal dunia pekan lalu di usia 36 tahun. Dalam buku tersebut, Hayden menuliskan pengalaman traumatisnya saat berusia 18 tahun, ketika ia ditempatkan di ranjang yang sama dengan seorang penyanyi-penulis lagu asal Inggris yang jauh lebih tua.
Hayden bercerita tentang insiden yang terjadi di sebuah kapal pesiar di perairan Prancis Selatan. Ia dibawa oleh seorang teman yang ia percaya untuk bertemu dengan penyanyi terkenal yang saat itu berusia 30-an.
Dalam tulisannya, Hayden mengklaim bahwa temannya tersebut secara fisik mendorongnya untuk berbaring di sebelah pria yang tidak berpakaian. Ia merasa tidak punya pilihan untuk melarikan diri karena berada di tengah laut.
"Dia secara fisik menempatkanku di tempat tidur di sebelah pria yang tidak berpakaian dan sangat terkenal itu. Tidak ada pilihan untuk melompat turun dan berenang menjauh. Dan tidak ada seorang pun yang akan berempati terhadap situasiku. Aku menyadari bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang baru bagi mereka," tulis Hayden dalam memoarnya.
James Blunt merespons rumor ini melalui unggahan di akun X miliknya. Ia membagikan artikel yang membahas spekulasi tersebut dengan menyertakan emoji mata yang melirik curiga, tanpa memberikan pernyataan panjang lebar.
Mantan jurnalis hiburan Dean Piper turut angkat bicara membela Blunt. Melalui tulisannya di Substack, Dean menyebut urutan waktu kejadian tidak sesuai dengan fakta yang ada. Ia menunjukkan bahwa foto James dan Hayden dari Cannes tahun 2009 yang sempat beredar sebagai "bukti" sebenarnya diambil saat aktris "Nashville" itu hampir berusia 20 tahun, bukan 18 tahun.
Dean juga menambahkan satu detail lain yang ia klaim berasal dari teman dekat Hayden. "Dan satu hal lagi... maafkan aku tetapi teman dekat Hayden menggambarkan pria itu memiliki penis yang sangat besar dan di sinilah letak masalah lainnya," tulisnya.
"Jadi, jika Blunt bukan orang yang dimaksud, satu-satunya pertanyaan tersisa adalah siapa yang harus dijadikan sasaran persekusi berikutnya oleh para detektif internet? Semoga mereka menyempatkan diri untuk menyeduh teh dan menenangkan diri sejenak sebelum mulai mengincar korban berikutnya," lanjut Dean.
Selain James Blunt, sosok Diana Jenkins juga sempat menjadi sorotan. Mantan bintang Real Housewives of Beverly Hills itu dituding sebagai wanita yang menempatkan Hayden di ranjang bersama pria lebih tua.
Tudingan tersebut langsung dibantah keras oleh perwakilan Diana. "Diana pernah menghadapi rumor daring yang tidak benar sebelumnya, dan sayangnya, ini hanyalah contoh lain dari hal tersebut. Jadi, izinkan aku menegaskan hal ini sepenuhnya: Sosok itu jelas bukan Diana, dan siapa pun yang mengklaim bahwa itu adalah dia akan digugat," ujar perwakilan Diana.
Hingga kini, identitas penyanyi yang dimaksud dalam memoar Hayden Panettiere masih menjadi misteri. Publik diharapkan lebih berhati-hati dalam menebak-nebak identitas seseorang tanpa bukti yang kuat, mengingat kasus ini menyangkut pengalaman traumatis korban yang sudah tiada.