SULAWESI UTARA — Kepindahan Sangare dikonfirmasi klub London Barat itu pada bursa transfer musim panas ini. Meski nilai resmi tak diungkapkan, laporan media Inggris menyebut angka di atas £42,5 juta (Rp 850 miliar), melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Dango Ouattara—yang juga dibayar £42,5 juta ke Bournemouth pada Agustus 2025.
Musim Sensasional di Prancis: 33 Laga, Gelar Ganda, dan Rekor Pemulihan Bola
Sangare datang setelah musim 2025/26 yang luar biasa bersama Lens. Ia menjadi motor utama di lini tengah saat klub finis di zona Liga Champions dan mengangkat Coupe de France perdana setelah mengalahkan Nice 3-1 di final.
Statistiknya musim lalu terbilang gila: 207 pemulihan bola—terbanyak di Ligue 1—plus 86 tekel dan 190 duel dimenangkan, keduanya peringkat kedua liga. Ia juga mencatat 40 intersepsi (ketiga terbaik) dan tiga gol plus tiga assist dari 33 penampilan di semua kompetisi.
Pemenang Prix Marc-Vivien Foé: Bukti Kualitas di Ligue 1
Penampilan konsistennya membawa Sangare masuk Tim Terbaik UNFP Ligue 1 dan meraih Prix Marc-Vivien Foé—penghargaan untuk pemain Afrika terbaik di kasta tertinggi Prancis. Ini menegaskan reputasinya sebagai salah satu gelandang bertahan paling dominan di Eropa musim lalu.
Kata Pelatih: Profil Ideal Pengganti Jordan Henderson
Pelatih kepala Brentford, Keith Andrews, menyebut Sangare sebagai target jangka panjang yang sudah lama dipantau. "Etos kerja, kerendahan hati, dan tekadnya untuk sukses persis seperti kriteria pemain yang kami inginkan," ujar Andrews dalam pernyataan resmi klub.
Sangare direkrut untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jordan Henderson, yang hengkang dengan status bebas transfer bulan lalu. Kehadirannya diharapkan memberi stabilitas pertahanan dan kontrol lebih besar di lini tengah The Bees.
Dampak untuk Brentford: Peningkatan Kualitas Lini Tengah
Dengan profil duel yang kuat dan kemampuan membaca permainan, Sangare diproyeksikan langsung menjadi andalan di starting XI. Brentford musim depan akan tampil di kompetisi Eropa setelah finis kuat di Premier League, dan kedatangan pemain sekaliber ini menandakan ambisi mereka untuk bersaing di dua front.
Kepindahan ini juga menjadi sinyal bahwa Brentford berani bersaing di pasar transfer dengan klub-klub besar Eropa, setelah bertahun-tahun dikenal dengan model rekrutmen pemain muda berbakat dengan harga miring.