Pencarian

Subsidi Mobil Listrik 40% Segera Diumumkan Presiden Prabowo, Menkeu Sebut Stimulus EV dalam 2-3 Pekan

Rabu, 05 Agustus 2026 • 09:10:31 WIB
Subsidi Mobil Listrik 40% Segera Diumumkan Presiden Prabowo, Menkeu Sebut Stimulus EV dalam 2-3 Pekan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan insentif subsidi mobil listrik hingga 40% akan diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam dua hingga tiga pekan mendatang.

SULAWESI UTARA — Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak. Paket stimulus tersebut dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat, tepatnya dua hingga tiga pekan dari sekarang.

Subsidi 40% untuk Kategori Tertentu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa insentif yang disiapkan berupa subsidi hingga 40% untuk mobil listrik pada kategori tertentu. Namun, ia belum merinci lebih lanjut kategori mana saja yang akan masuk dalam skema subsidi tersebut.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah mempercepat adopsi kendaraan listrik di dalam negeri. Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong investasi dan produksi komponen lokal dalam rantai pasok industri EV nasional.

Pengumuman Tunggu Arahan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto akan menjadi pihak yang mengumumkan langsung paket stimulus tersebut. Waktu pengumuman disebut tinggal menunggu kesiapan teknis dan finalisasi skema dari kementerian terkait.

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari kepala negara untuk mempercepat transisi energi di sektor transportasi. Pemerintah menilai insentif fiskal menjadi instrumen kunci untuk membuat harga kendaraan listrik lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Target Kurangi Impor Minyak dan Perkuat Ekosistem EV

Subsidi ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah menekan defisit neraca perdagangan migas. Konsumsi BBM yang masih dominan menjadi beban fiskal yang ingin dikurangi secara bertahap melalui elektrifikasi kendaraan bermotor.

Dengan adanya insentif hingga 40%, pemerintah berharap terjadi lonjakan permintaan mobil listrik di pasar domestik. Produsen otomotif pun diharapkan semakin agresif menghadirkan model EV baru di Indonesia, baik dari segmen entry-level maupun premium.

Kepastian skema subsidi ini tentu dinantikan calon konsumen yang selama ini menunda pembelian mobil listrik karena harga yang masih tinggi. Jika terealisasi, potongan 40% akan menjadi salah satu insentif paling agresif di kawasan Asia Tenggara.

Detail lebih lanjut mengenai kategori kendaraan yang mendapat subsidi, besaran pastinya, serta mekanisme penyaluran akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran paket stimulus oleh Presiden Prabowo dalam beberapa pekan ke depan.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: insight.kontan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks