SULAWESI UTARA — Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak. Paket stimulus tersebut dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat, tepatnya dua hingga tiga pekan dari sekarang.
Subsidi 40% untuk Kategori Tertentu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa insentif yang disiapkan berupa subsidi hingga 40% untuk mobil listrik pada kategori tertentu. Namun, ia belum merinci lebih lanjut kategori mana saja yang akan masuk dalam skema subsidi tersebut.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah mempercepat adopsi kendaraan listrik di dalam negeri. Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong investasi dan produksi komponen lokal dalam rantai pasok industri EV nasional.
Pengumuman Tunggu Arahan Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto akan menjadi pihak yang mengumumkan langsung paket stimulus tersebut. Waktu pengumuman disebut tinggal menunggu kesiapan teknis dan finalisasi skema dari kementerian terkait.
Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung dari kepala negara untuk mempercepat transisi energi di sektor transportasi. Pemerintah menilai insentif fiskal menjadi instrumen kunci untuk membuat harga kendaraan listrik lebih terjangkau bagi masyarakat luas.
Target Kurangi Impor Minyak dan Perkuat Ekosistem EV
Subsidi ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah menekan defisit neraca perdagangan migas. Konsumsi BBM yang masih dominan menjadi beban fiskal yang ingin dikurangi secara bertahap melalui elektrifikasi kendaraan bermotor.
Dengan adanya insentif hingga 40%, pemerintah berharap terjadi lonjakan permintaan mobil listrik di pasar domestik. Produsen otomotif pun diharapkan semakin agresif menghadirkan model EV baru di Indonesia, baik dari segmen entry-level maupun premium.
Kepastian skema subsidi ini tentu dinantikan calon konsumen yang selama ini menunda pembelian mobil listrik karena harga yang masih tinggi. Jika terealisasi, potongan 40% akan menjadi salah satu insentif paling agresif di kawasan Asia Tenggara.
Detail lebih lanjut mengenai kategori kendaraan yang mendapat subsidi, besaran pastinya, serta mekanisme penyaluran akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran paket stimulus oleh Presiden Prabowo dalam beberapa pekan ke depan.