TOMOHON — BPJS Kesehatan Cabang Tondano menggandeng Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menggelar kegiatan 'Refreshing Club Prolanis' Kecamatan Tumpaan dengan tema 'Sehat, Bugar, Bahagia Bersama Prolanis'. Acara yang berlangsung di Tomohon pada Kamis ini dihadiri lebih dari 200 penderita penyakit kronis, seperti hipertensi dan diabetes.
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Djamal Adriansyah, menyebut klub Prolanis bukan sekadar agenda seremonial. Peserta diajak untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat agar kondisi tubuh tidak semakin menurun.
Apa Saja Kegiatan Rutin di Klub Prolanis?
Djamal menjelaskan, peserta mendapatkan edukasi langsung dari dokter dan tenaga medis. Materi yang disampaikan mencakup pengaturan pola makan, pentingnya waktu istirahat yang cukup, hingga kepatuhan dalam mengonsumsi obat secara teratur.
"Mereka terus diedukasi, ada pemeriksaan kesehatan secara rutin, bahkan ada senam untuk peserta prolanis. Mereka diajak bagaimana hidup sehat agar kondisi tubuhnya tidak semakin menurun," ujar Djamal saat menghadiri acara tersebut.
Mengapa Program Ini Penting bagi Penderita Diabetes dan Hipertensi?
Prolanis dari BPJS Kesehatan hadir untuk memastikan kondisi kesehatan para penderita penyakit kronis dapat terkontrol dengan baik. Tanpa pendampingan rutin, kadar gula darah dan tekanan darah berisiko fluktuatif yang berujung pada komplikasi.
Selain edukasi, terdapat proses kontrol dan monitoring berkelanjutan dari dokter yang bertugas. Hal ini menjadi kunci agar peserta tidak hanya sekadar tahu teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Jadi, hal-hal itu yang diinformasikan. Selain itu, ada juga proses kontrol dan monitoring dari dokter yang bertugas," tambah Djamal.
Dukungan Pemkab Minahasa Selatan dan Forkopimda
Djamal memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, forkopimda, serta mitra terkait yang turut memperkuat program Prolanis di wilayahnya. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjangkau lebih banyak pasien kronis di daerah.
Harapannya, para peserta yang aktif mengikuti klub Prolanis dapat menjaga kestabilan kondisi tubuh. Dengan begitu, kualitas hidup penderita penyakit kronis di Sulawesi Utara bisa lebih baik dan risiko perawatan intensif di rumah sakit dapat ditekan.