SULAWESI UTARA — Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Kasim ditemukan dalam posisi tertelungkup di kawasan kebun sawit yang berada tak jauh dari lokasi pemadaman karhutla. Sebelumnya, ia sempat mengeluhkan rasa mual dan ingin muntah kepada pemilik kebun bernama Ahmad.
Kronologi Sebelum Ditemukan Meninggal
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, Kasim masih beraktivitas normal pada Selasa siang. Ia sempat keluar dari kebun untuk membeli makanan dan kembali beristirahat setelahnya. Kondisinya saat itu terlihat sehat.
Seorang rekan sempat melihat Kasim membersihkan ranting pohon di sekitar kebun. Tak lama kemudian, Ahmad menghampiri Kasim yang sedang duduk dan mendengar keluhan rasa mual. Ahmad sempat menyarankan korban pulang untuk beristirahat, namun Kasim menolak dan memilih tetap berada di kebun.
"Saat itu, Kasim mengeluhkan rasa mual dan ingin muntah," kata Ade, Rabu (12/8).
Evakuasi dan Dugaan Penyebab Kematian
Ahmad menemukan Kasim sudah dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak saat kembali dari meninjau kebun sebelah. Teriakannya meminta pertolongan didengar tim gabungan penanganan karhutla yang berada tidak jauh dari lokasi.
Personel TNI-Polri, BNPB, Damkar, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung mengevakuasi Kasim ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Kubu Raya. Namun, nyawa korban tidak tertolong. "Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, korban diduga meninggal akibat serangan jantung," ujar Ade.
Polisi Masih Periksa Saksi
Polsek Rasau Jaya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum Kasim ditemukan meninggal dunia. Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi telah dimintai keterangan.
Kapolsek Rasau Jaya Iptu Sihar Lumbantoruan melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menyampaikan, keberadaan Kasim di lokasi merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu penanganan karhutla. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Bina Karya, Desa Rasau Jaya Satu, sekitar pukul 17.20 WIB.