Pencarian

Ketua Fraksi Golkar Bitung Cherry Mamesah: Kemerdekaan RI ke-81 Momentum Peran Setiap Warga, Bukan Hanya Tokoh Besar

Senin, 17 Agustus 2026 • 09:23:01 WIB
Ketua Fraksi Golkar Bitung Cherry Mamesah: Kemerdekaan RI ke-81 Momentum Peran Setiap Warga, Bukan Hanya Tokoh Besar
Cherry Irene Mamesah, Ketua Fraksi Golkar Bitung, menyampaikan pesan kebangsaan jelang HUT ke-81 RI di Bitung, Sulawesi Utara.

BITUNG — Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, pesan tentang kebangsaan justru datang dari politisi muda di Kota Bitung. Ketua Fraksi Partai Golkar Bitung, Cherry Irene Mamesah, tidak berbicara tentang angka pembangunan atau proyek fisik, melainkan tentang peran diam-diam jutaan warga yang jarang terlihat di panggung publik.

Menurut Cherry, Indonesia berdiri bukan karena segelintir nama yang dikenal luas atau mereka yang menduduki kursi kekuasaan. Negeri ini, kata dia, adalah hasil kerja kolektif dari jutaan hati yang memilih untuk berbuat dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

"Indonesia bukan hanya tentang mereka yang berdiri di garis depan, bukan hanya tentang mereka yang namanya dikenal, atau mereka yang memegang jabatan. Indonesia adalah tentang kita semua," ujar Cherry dalam keterangannya di Bitung, baru-baru ini.

Filosofi "Kurang Satu": Setiap Individu Punya Peran

Cherry mengusung pesan filosofis yang jarang terdengar di tengah hiruk-pikuk perayaan kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara adalah elemen yang tak terpisahkan, sekecil apa pun kontribusinya.

"Tanpa saya, Indonesia kurang satu. Tanpa kamu, Indonesia juga kurang satu. Karena setiap warga memiliki peran, sekecil apa pun itu," tegasnya.

Politisi yang mulai menanjak di panggung politik Kota Bitung ini merinci beragam bentuk kontribusi yang kerap dianggap sepele. Mulai dari mengabdi melalui pekerjaan, mendidik generasi muda, menjaga lingkungan, hingga sekadar menjadi warga yang taat aturan dan peduli terhadap sesama.

Kontribusi Kecil yang Kerap Tak Terlihat

Di tengah gencarnya pemberitaan tentang proyek infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, Cherry justru menyoroti sisi lain dari semangat kebangsaan. Ia menilai kontribusi warga biasa sering kali tidak terlihat di permukaan, namun menjadi fondasi utama ketahanan bangsa.

"Mungkin kontribusi kita tidak selalu terlihat. Namun, setiap langkah kecil yang dilakukan dengan tulus adalah bagian dari perjalanan besar bangsa ini," ujarnya.

Menurut Cherry, membayar pajak, menaati aturan lalu lintas, atau menciptakan karya sederhana adalah bentuk-bentuk perjuangan yang sama pentingnya dengan aksi heroik di medan perang. Karena Indonesia dibangun bukan oleh satu orang, melainkan oleh jutaan hati yang memilih untuk berbuat dan mengambil bagian.

HUT ke-81: Pengingat Persatuan di Tengah Perbedaan

Cherry menambahkan, peringatan kemerdekaan yang ke-81 ini harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat. Semangat "Sekali Merdeka Tetap Merdeka" tidak boleh berhenti pada seremonial belaka, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata menjaga persatuan.

"Saya adalah bagian dari Indonesia. Kamu juga. Dan tanpa kita, Indonesia tidak akan pernah lengkap untuk terus berjuang. Selamat HUT RI ke-81 Tahun 'Sekali Merdeka Tetap Merdeka'," tutupnya.

Pesan ini datang di tengah dinamika politik lokal Sulawesi Utara yang mulai menghangat menjelang pemilihan kepala daerah. Meski berlatar belakang partai politik, pernyataan Cherry kali ini justru mengedepankan narasi kebangsaan yang inklusif, mengajak seluruh warga Bitung dan Indonesia pada umumnya untuk merasa memiliki negeri ini.

Follow halomanado.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulutreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks