BOLMUT — Kepala Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Utara, Sofian Mokoginta, SKM, mengajak masyarakat tidak mengabaikan kondisi kualitas udara ketika asap mulai menyelimuti lingkungan permukiman. Imbauan disampaikan Minggu (11/10/26) melalui kampanye kesehatan yang menyasar warga di seluruh wilayah kabupaten.
Masker dinilai efektif membantu melindungi saluran pernapasan dari partikel asap yang berpotensi membahayakan kesehatan. Dinkes Bolmut menekankan penggunaan masker wajib dilakukan saat warga harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terpapar asap.
Mengapa Asap Kebakaran Hutan Berbahaya bagi Saluran Pernapasan
Partikel halus yang terbawa asap dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Kelompok paling rentan adalah anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit paru atau jantung.
Dinas Kesehatan mengingatkan bahwa risiko kesehatan tidak hanya muncul saat keluhan sudah dirasakan. Perlindungan perlu dimulai dengan mengurangi paparan sejak dini, terutama ketika kualitas udara sedang memburuk.
"Lindungi diri, lindungi keluarga, jaga kesehatan kita bersama," demikian pesan yang disampaikan Dinas Kesehatan Bolmut dalam kampanye tersebut.
Langkah Pencegahan yang Diminta Dinkes ke Warga Bolmut
Selain memakai masker, warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar masyarakat tidak terlalu banyak terpapar asap.
Dinas Kesehatan juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh selama kondisi udara kurang baik. Warga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
- Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah
- Batasi aktivitas luar rumah jika tidak mendesak
- Perbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi
- Cukupi waktu istirahat untuk menjaga daya tahan tubuh
- Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika muncul keluhan
Gejala yang Harus Diwaspadai Setelah Terpapar Asap
Masyarakat diminta tidak mengabaikan berbagai gejala kesehatan yang muncul setelah terpapar asap. Dinkes Bolmut menyebut batuk, sesak napas, iritasi mata, dan gangguan pernapasan lain sebagai tanda yang perlu segera ditindaklanjuti.
"Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya," demikian imbauan Dinas Kesehatan.
Imbauan ini menjadi pengingat agar warga mengambil langkah pencegahan sejak dini. Perlindungan terhadap kesehatan tidak hanya dilakukan ketika sudah mengalami gangguan, tetapi dimulai dengan mengurangi risiko paparan asap.
Dinas Kesehatan Bolmut mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan menerapkan langkah sederhana. Pesan utama yang disampaikan: "Asap Berbahaya, Masker Menyelamatkan. Jaga Kesehatan dari Sekarang!"