Polisi Olah TKP Kebakaran 100 Rumah Adat Sade di Lombok Tengah

Penulis: Alfin Murtado  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 16:18:01 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kebakaran 100 rumah adat Sade, Lombok Tengah, pada Senin (24/8).

SULAWESI UTARA — Kebakaran melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (24/8) siang. Peristiwa ini menghanguskan puluhan rumah adat sekaligus fasilitas penunjang wisata yang menjadi ikon budaya Suku Sasak di kawasan tersebut.

Petugas kepolisian dari Polres Lombok Tengah langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini diambil untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi guna memastikan sumber api.

Kerugian Materi dan Dampak bagi Warga

Belum ada angka resmi mengenai total kerugian material yang diderita warga. Namun, mengingat rumah adat Sade dibangun dari bahan alami seperti anyaman bambu, ilalang, dan kayu, api dilaporkan menyebar dengan cepat sebelum sempat dipadamkan.

Kampung Adat Sade selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya utama di Lombok. Rumah-rumah adatnya yang unik dengan lumbung padi khas menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Puluhan keluarga yang rumahnya ludes terbakar kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau tempat penampungan sementara yang didirikan warga setempat. Aktivitas wisata di kampung adat tersebut untuk sementara dipastikan lumpuh total.

Mengapa Api Cepat Membesar

Konstruksi bangunan yang seluruhnya berbahan mudah terbakar menjadi faktor utama kobaran api sulit dikendalikan. Material ilalang kering yang menjadi atap rumah serta dinding anyaman bambu langsung disambar api ketika titik awal kebakaran muncul.

Kondisi ini diperparah dengan tata letak rumah yang saling berdekatan. Jarak antar bangunan yang sempit membuat api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya dalam hitungan menit.

Warga setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena intensitas api yang terlalu besar.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Polres Lombok Tengah belum menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Tim identifikasi masih memeriksa titik api pertama dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Beberapa kemungkinan masih terbuka, mulai dari korsleting listrik hingga kelalaian manusia. Hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi akan menjadi dasar penetapan penyebab kebakaran oleh pihak berwenang.

Kebakaran Kampung Adat Sade ini menjadi pukulan berat bagi sektor pariwisata Lombok Tengah yang tengah berupaya bangkit. Selain kehilangan tempat tinggal, warga juga kehilangan mata pencaharian utama dari sektor wisata yang selama ini menopang perekonomian mereka.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top