SULAWESI UTARA — Pemerintah memastikan produksi CPO nasional saat ini berada dalam posisi aman untuk mengakomodasi program biodiesel B50 tanpa mengganggu pasokan minyak goreng dan kebutuhan industri hilir lainnya. Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai potensi kelangkaan minyak goreng akibat program ini tidak berdasar.
"Banyak beredar informasi bahwa wah nanti dengan B50 bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan untuk minyak goreng. Ini dipastikan pemerintah menjamin bahwa produksi ini mencukupi baik itu untuk implementasi B50 ataupun untuk kebutuhan CPO untuk kebutuhan produksi lainnya," ujar Anggia dalam konferensi pers, Rabu, 17 Juni 2026.
Uji Jalan B50: Performa Mesin Stabil dan Emisi Terkendali
Rangkaian uji teknis B50 telah berlangsung secara bertahap sejak Desember 2025, menyasar sektor otomotif, alat mesin pertanian (alsintan), alat berat pertambangan, angkutan laut, kereta api, hingga pembangkit listrik. Khusus untuk sektor otomotif, evaluasi performa kendaraan menunjukkan hasil yang memenuhi seluruh parameter standar pabrikan.
"Sejauh ini hasil uji B50 seperti yang sudah disampaikan tadi di April kemarin kami sudah melakukan uji jalan untuk sektor otomotif dari para pelaku industri. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas bahan bakar B100 untuk campuran B50 sudah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan," jelas Anggia.
Pengujian juga mencatat konsumsi bahan bakar kendaraan tetap berada dalam rentang standar yang diajukan pabrikan. Lebih penting lagi, parameter emisi karbon monoksida dan opasitas tercatat masih dalam batas yang ditentukan sesuai standar lingkungan yang berlaku.
Infrastruktur dan Distribusi Jadi Fokus Sebelum Peluncuran
Menjelang tenggat waktu peluncuran, Kementerian ESDM kini mempercepat penguatan infrastruktur penunjang. Langkah ini mencakup optimalisasi fasilitas pencampuran (blending), manajemen tangki penyimpanan, hingga kesiapan logistik distribusi. Pemerintah berkolaborasi dengan pelaku industri sawit dan BUMN untuk mengamankan jalur distribusi fisik.
Upaya ini bertujuan menjamin konsistensi mutu produk biodiesel B50 saat mulai mengalir di pasar ritel nasional. Dengan hasil uji yang sudah tuntas dan jaminan pasokan CPO, pemerintah optimistis implementasi B50 pada 1 Juli 2026 berjalan lancar tanpa mengorbankan kebutuhan pangan dan industri lainnya.