Pencarian

Gubernur YSK Buka Gerakan Pangan Murah di Bitung, Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri

Kamis, 26 Februari 2026 • 22:58:04 WIB
Gubernur YSK Buka Gerakan Pangan Murah di Bitung, Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Gubernur Sulut resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah perdana 2026 di Kota Bitung.

BITUNG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang momentum Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), secara resmi meluncurkan rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) perdana tahun 2026 yang dipusatkan di Kota Bitung, Kamis (26/2/2026).

Program ini merupakan strategi konkret Pemprov Sulut untuk mengendalikan inflasi daerah serta meringankan beban ekonomi masyarakat saat kebutuhan pangan cenderung meningkat tajam.

Kepala Dinas Pangan Sulut, Rahel Rotinsulu, melaporkan bahwa pemerintah telah menyiagakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 243,29 ton. Ratusan ton cadangan pangan ini akan didistribusikan secara masif melalui 200 kali pelaksanaan GPM yang tersebar di 200 lokasi di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

"Gerakan Pangan Murah adalah upaya kami menjaga stabilitas harga. Pada tahun 2026, kegiatan ini akan digelar sebanyak 200 kali di berbagai titik untuk menjangkau masyarakat lebih luas," jelas Rahel.

Dalam pasar murah ini, masyarakat dapat menebus berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, hingga ikan kaleng.

Gubernur YSK menegaskan bahwa pelaksanaan di Kota Bitung merupakan titik awal. Ia menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk tetap waspada dan aktif melakukan operasi pasar guna memastikan tidak ada spekulasi harga yang merugikan warga.

"Kita berharap jumlah pangan yang tersedia ini bisa bermanfaat, khususnya bagi umat Muslim agar dimudahkan dalam menyambut Lebaran," ujar Gubernur YSK.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau merasa khawatir akan kelangkaan stok. Gubernur menjamin bahwa langkah-langkah antisipatif telah disiapkan pemerintah agar ketersediaan bahan pokok tetap terjaga hingga hari raya tiba.

"Kepada masyarakat, jalankan ibadah Ramadhan dengan tenang. Tidak perlu takut kekurangan bahan pokok sampai Lebaran nanti," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: CNBC Indonesia

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks